Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

WEBINAR FPK UNAIR: PENINGKATAN KUALITAS PUBLIKASI DAN SITASI ARTIKEL MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

WEBINAR FPK UNAIR: PENINGKATAN KUALITAS PUBLIKASI DAN SITASI ARTIKEL MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY

Bagikan

Berita FPK – Dalam rangka Dies Natalis yang ke-12, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga adakan Webinar dengan tema “Peningkatan Kualitas Publikasi Dan Sitasi Artikel Menuju World Class University”.  Acara diselenggarakan melalui Zoom dan streaming Youtube pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2020 pukul 09.00-11.00 WIB. Webinar ini menghadirkan tiga orang yang sangat berpengalaman di dunia publikasi artikel ilmiah internasional yaitu Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA (Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji); Prof. Dr. Eng. Yusril Yusuf, M.Si., M.Eng. (Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada); dan Kiki Adi Kurnia, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga).

Acara webinar dibuka oleh host Rozi, S.Pi., M.Biotech; kemudian dilanjutkan oleh sambutan Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR Prof. Dr. Mirni Lamid, M.P., drh.  Sebagai moderator Webinar Dr.Eng. Sapto Andriyono dari FPK UNAIR. Webinar ini dihadiri oleh 187 orang peserta dari berbagai instasi negeri dan swasta di Indonesia baik mahasiswa, akademisi, maupun peneliti. Ketiga pembicara berbagi pengalaman dan membahas mengenai bagaimana cara meningkatan kualitas publikasi dan sitasi artikel.

Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA memaparkan bahwa banyak yang harus dihadapi oleh seorang author dalam rangka menerbitkan artikel jurnalnya seperti Editor dan Reviewer. Beliau juga memaparkan bahwa H-index sangat penting bagi seorang peneliti dan dosen, H-index menunjukkan kredibilitas seorang author. Selanjutnya beliau memberikan berbagai strategi dan tips untuk dapat menembus jurnal internasional bereputasi terindeks scopus.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Yusril Yusuf, M.Si., M.Eng memberikan materi mengenai kiat-kiat sukses publikasi di jurnal internasional bereputasi. Beliau  mengatakan bahwa jurnal yang ber-impact factor menunjukkan kredibilitas jurnal tersebut, sehingga penting untuk dipertimbangkan dalam publikasi karya ilmiah seorang author. Beberapa aktivitas yang dapat mensupport research seperti conference, discussion, dan refreshing.

Kiki Adi Kurnia, S.Si., M.Sc., Ph.D. lebih banyak membahas kaitan publikasi dengan World Class University.  Dalam definisi World Class adalah among the best.  Ada beberapa lembaga yang menentukan dan menilai universitas-universitas terbaik di dunia, salah satunya adalah QS World Ranking. Cara meningkatkan ranking universitas berdasarkan penilaian lembaga tersebut adalah dengan meningkatkan jumlah dosen bergelar Doktor, meningkatkan rasio dosen terhadap mahasiswa, serta meningkatkan riset kolaborasi.

Di akhir acara, moderator minta kepada masing-masing narasumber untuk menyampaikan closing statement.  “Apabila kita diminta untuk mereview artikel dari jurnal nasional, sebaiknya jangan ditolak. Kita harus saling membantu dan saling mereview artikel untuk meningkatkan kualitas jurnal nasional supaya nantinya dapat terindeks Scopus”, papar Dr. Agung.

“Dari segi kuantitas jurnal sudah meningkat, tetapi dari segi kualitas, sitasi, dan jumlah doktor masih kurang.  Sebagai dosen dan peneliti, kita harus aktif dan semangat untuk menulis. Tinggal mau atau tidak mau“, ujar Prof. Yusril. Sedangkan Kiki Adi Kurnia, Ph.D menekankan kerjasama dalam tim, berkolaborasi dan berkontribudi sangat penting dalam publikasi.

Ada yang spesial dalam kegiatan Webinar ini, yaitu hadiah tumbler FPK bagi narasumber dan lima orang penanya dan lima orang yang dapat menjawab kuis online. Sebagai informasi, acara ini merupakan rangkaian acara webinar ke-2 yang diselenggarakan oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR dan selanjutnya juga akan diadakan lagi acara yang semacamnya. Selamat untuk FPK di usianya yang ke-12. Semoga semakin berkembang dan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Salam.

Penulis
Darmawan Setia Budi
PSDKU Banyuwangi

5/5