Malaysia – Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) internasional mahasiswa Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berlangsung selama dua minggu, pada 1–12 September 2025. Enam mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Tirsa Ruthdita, Mercia Meixi, Lintang Fitrasasi, M. Arka Samsul Dzakiy, Ahmad Hasrum, dan Edo Rizky Pratama Rajagukguk.
Selama program, mahasiswa mengikuti pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan teori, praktikum laboratorium, dan eksplorasi lapangan. Materi yang dipelajari meliputi mikrobiologi laut, mikroalga dan makroalga, isu lingkungan kelautan seperti mikroplastik, serta bioteknologi kelautan melalui penerapan teknik modern seperti ekstraksi DNA dan Polymerase Chain Reaction (PCR). Pendekatan pembelajaran ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kompetensi akademik dan keterampilan riset mahasiswa.
Selain kegiatan laboratorium, mahasiswa juga melakukan observasi lapangan untuk memahami kondisi ekosistem laut secara langsung. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap tantangan lingkungan pesisir, khususnya pencemaran mikroplastik, yang sejalan dengan SDGs poin 14, Ekosistem Laut.
Puncak kegiatan PKL diwujudkan melalui pengembangan produk bioplastik ramah lingkungan berbahan dasar makroalga. Inovasi ini merupakan bentuk penerapan riset terapan yang mendukung SDGs poin 12, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDGs poin 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan sumber daya hayati laut untuk pengembangan teknologi berkelanjutan.
Program PKL internasional ini terlaksana melalui kolaborasi akademik antara FPK UNAIR dan Universiti Kebangsaan Malaysia, yang mencerminkan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kerja sama pendidikan dan riset lintas negara. Kolaborasi ini secara langsung mendukung SDGs poin 17, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring global, serta pengembangan solusi bersama untuk isu kelautan dan lingkungan.
Melalui program ini, FPK UNAIR menegaskan perannya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan menyiapkan lulusan yang mampu berkontribusi pada pembangunan sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan di tingkat global.



