Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Mahasiswa FPK UNAIR Raih Juara 3 ASEM Day 2026, Eksplor PSEL Benowo dan Mangrove Wonorejo

Bagikan

Surabaya – Universitas Airlangga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung isu keberlanjutan global melalui penyelenggaraan ASEM Day 2026 yang berlangsung pada 23 April 2026. Kegiatan tahunan yang mempertemukan negara-negara Asia dan Eropa tersebut mengusung tema “One Planet, Infinite Responsibility: Igniting Water, Climate, and Ecosystem Action for the Future We Share” bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat KSIA Amerop (Kerja Sama Intra dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswi Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Shakira Desifa Arditya, berhasil meraih Juara 3 pada ajang Short Movie Competition berkat karya kreatif yang mengangkat isu kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

ASEM Day 2026 menghadirkan berbagai agenda edukatif dan inspiratif, mulai dari seminar hingga talkshow interaktif bersama sejumlah tokoh lingkungan dan komunitas inspiratif seperti Pandawara Group, 4GoodThings, dan The Sanitizers Indonesia. Melalui sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya aksi nyata dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran kolektif sterhadap tantangan global terkait perubahan iklim, pencemaran, dan keberlanjutan ekosistem.

Prestasi yang diraih Shakira menjadi salah satu pencapaian membanggakan bagi FPK UNAIR. Dalam karya film pendek yang dipresentasikan, ia mengangkat isu deforestasi, kebakaran hutan, hingga banjir yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh sebagai refleksi nyata dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan visual yang emosional dan reflektif, film tersebut menyampaikan pesan bahwa krisis lingkungan bukan lagi ancaman masa depan, melainkan persoalan nyata yang sedang dihadapi saat ini dan membutuhkan perhatian bersama.

Karya tersebut juga selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 tentang Clean Water and Sanitation melalui pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan sumber daya air, SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities melalui upaya membangun lingkungan hidup yang lebih aman dan berkelanjutan, SDG 13 tentang Climate Action melalui peningkatan kesadaran terhadap dampak perubahan iklim, serta SDG 15 tentang Life on Land yang menekankan pentingnya perlindungan ekosistem daratan dan keanekaragaman hayati.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemenang kompetisi, penyelenggara mengadakan sustainability trip yang diikuti oleh delegasi internasional, perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, SDGs Center UNAIR, serta para pemenang kompetisi termasuk Shakira Desifa Arditya. Kegiatan lapangan tersebut diawali dengan kunjungan ke PSEL Benowo Surabaya, di mana peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui teknologi waste-to-energy. Inovasi tersebut menjadi salah satu contoh implementasi teknologi ramah lingkungan dalam mendukung pembangunan kota berkelanjutan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo yang dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi pesisir penting di Surabaya. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai fungsi ekosistem mangrove dalam menyerap karbon, mencegah abrasi pantai, serta menjaga keseimbangan ekosistem laut dan pesisir. Tidak hanya itu, peserta juga turut melakukan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan pesisir dan dukungan terhadap rehabilitasi ekosistem.

Melalui ASEM Day 2026, Universitas Airlangga tidak hanya menghadirkan ruang diskusi akademik mengenai keberlanjutan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk memahami tantangan lingkungan secara nyata melalui aksi kolaboratif dan edukatif. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa FPK UNAIR dalam menyuarakan isu lingkungan global melalui kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata bagi keberlanjutan masa depan.

Penulis : Shakira Desifa Arditya

Penyunting : FBM

Rated 5 out of 5