Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Program student and staff exchange berbasis daring e-START 2023

Bagikan

Program e-START merupakan program pertukaran mahasiswa dan staf dosen/peneliti internasional yang diadakan secara daring dari inisiasi Hiroshima University, Jepang. Kegiatan berlangsung sejak tanggal 1 hingga 20 Maret 2023 dengan tujuan untuk membentuk mahasiswa berwawasan global dan memberikan pengalaman belajar yang menarik. Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa dan 5 staf dosen/peneliti dari 5 universitas yang berasal dari 4 negara berbeda (Indonesia, Jepang, Taiwan dan Peru). Sembilan mahasiswa dan satu dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK Unair) menjadi perwakilan Indonesia pada kegiatan tersebut. Tema yang diusung pada kegiatan tersebut berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu “Sustainable use of marine fishery resources: studies through the oceanographic observations”. Sepanjang program, peserta diberik kesempatan untuk dapat memepelajari pengetahuan dasar menegenai sumber daya perikanan, bekerja secara kolaboratif dengan rekan tim, bertukar pemahaman, dan menyampaikan ide atau inovasinya mengenai isu yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya perikanan berkelanjutan.

Pada minggu pertama kegiatan, peserta diberikan kuliah mengenai pengetahuan dasar tentang sumber daya perikanan dari 5 staf dosen/peneliti yang terlibat. Di minggu kedua, peserta mendapat kesempatan untuk menyaksikan live-report proses pengambilan sampel penelitian di perairan Seto Inland, Jepang dari atas kapal TOYOSHIO MARU yang merupakan research vessel milik Hiroshima University. Dalam program ini peserta juga melakukan diskusi bersama dengan peserta dari negara lain untuk menjabarkan suatu inovasi yang bermanfaat bagi kegiatan perikanan, kelautan, dan lingkungan. Berbagai inovasi menarik berhasil di paparkan pada akhir program mulai dari pemerapan sistem akuakultur yang ramah lingkungan, pengelolaan wilayah pesisir, bahkan pembasan isu lingkungan di berbagai negara juga turut disampaikan. Di akhir program masing-masing tim diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya sebagai final project. Kegiatan presentasi ini sangat menarik karena mampu menampilkan beberapa sudut pandang yang berbeda terkait perikanan, inovasi dan teknologi yang berdasarkan pada perikanan berkelanjutan, serta ilmu dan praktek perikanan dari ke 4 negara yang berbeda.

Achmad Rahedi Dwi Subhakti (Akuakultur-2019) sebagai salah satu peserta program e-START 2023 menuturkan keikutsertaanya dalam program ini membawa banyak manfaat. Ia merasa melalui program ini mampu memperluas relasi dengan berbagai mahasiswa Internasional. Tentunya juga dapat membuka wawasan untuk berfikir secara kritis. Di akhir sesi pertemuan e-START, beberapa mahasiswa FPK Unair mendapatkan penghargaan Best Presentation untuk proyek final presentation. Penghargaan ini diberikan untuk kelompok yang memberikan penampilan terbaik dengan ide dan inovasi yang bermanfaat.

                   

                   

Gambar (atas) pemaparan kegiatan di awal pertemuan dan sesi foto bersama, (bawah) live-report sampling penelitian di Seto Inland Sea

Penulis: Peserta e-START 2023

Rated 5 out of 5