Mahasiswa dan dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam program e-START 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi Hiroshima University, Jepang dengan Universitas lain termasuk Universitas Airlangga dan universitas di Malaysia (Universiti Putra Malaysia), Peru (Universidad Nacional Mayor de San Marcos), Taiwan (National Taiwan Ocean University), dan Shizuoka University, Jepang. Program exchange yang dilaksanakan secara daring selama hampir satu bulan (4 hingga 31 Maret 2026) ini mengangkat tema Sustainable Use of Marine Fishery Resources. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa dari negara kolaborator dan enam dosen/peneliti dengan berbagai bidang keahlian sebagai pembimbing/fasilitator.

Sebanyak sembilan mahasiswa S1 FPK UNAIR ikut serta dalam program ini dengan bimbingan dosen Departemen Akuakultur (Ayu Lana Nafisyah, PhD). Mahasiswa tersebut adalah Farrel Bhanu Mahardhika dan Vanessa Syalomitha Shareefa (S1 Akuakultur Minat Ilmu dan Teknologi Kelautan), Muhammad Rizkia Eirmanto, Moch. Birr Bik Maylandry, Prasasti Briliandini, Calila Fausta Artamivira Suwito, Nandiny Auliya Rahmah (S1 Akuakultur), Shakira Desifa Arditya dan Luhur Gadis Fil Fadhlillah (S1 Teknologi Hasil Perikanan).
Berbeda dengan program pertukaran daring pada umumnya, e-START 2026 dirancang dengan pendekatan interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya mengikuti kuliah daring yang diberikan oleh seluruh fasilitator, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam diskusi kelompok kecil yang bersifat kolaboratif. Dalam sesi ini, mahasiswa diberikan berbagai studi kasus terkait pemanfaatan sumber daya perikanan laut yang berkelanjutan, kemudian diminta untuk merumuskan solusi berbasis pendekatan ilmiah yang telah dipelajari selama program berlangsung. Metode ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, bekerja sama lintas budaya, serta mengembangkan kemampuan analisis terhadap isu global di bidang kelautan dan perikanan.
Salah satu keunggulan dari program ini adalah adanya sesi practical training on research cruise yang memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik. Meskipun dilaksanakan secara daring, peserta sangat antusias karena dapat ikut merasakan suasana sampling di dalam research vessel yang dimiliki Hiroshima University. Dalam sesi tersebut peserta diperkenalkan dengan metode pengambilan sampel sedimen dan air laut yang digunakan dalam penelitian sumber daya perikanan berkelanjutan, termasuk pengambilan sampel e-DNA. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai proses penelitian lapangan serta penerapan teknologi dalam mendukung keberlanjutan ekosistem laut.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga membuka peluang pengembangan jejaring internasional bagi mahasiswa. Interaksi dengan peserta dari berbagai negara memberikan perspektif global yang lebih luas, sekaligus memperkaya wawasan terkait praktik pengelolaan sumber daya perikanan di berbagai belahan dunia. Selain itu, pengalaman ini juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global di masa depan, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan yang semakin kompleks.
Partisipasi mahasiswa dan dosen FPK UNAIR dalam program e-START 2026 sejalan dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14 (Life Below Water) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui akses pendidikan internasional yang berkualitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan.
Dengan mengikuti program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga memperkuat peran sebagai generasi muda yang siap berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. FPK UNAIR berharap partisipasi dalam kegiatan internasional seperti E-START 2026 dapat terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan di tingkat global.
Penulis : Farrel Bhanu Mahardhika
Penyunting : ALN dan TPA


