Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

LEBIH KENAL POTENSI RUMPUT LAUT DI INDONESIA

Bagikan

LEBIH KENAL POTENSI RUMPUT LAUT DI INDONESIA

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman jenis rumput laut yang sangat tinggi. Rumput laut merupakan mikroalga yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun, sehingga seluruh tubuhnya disebut thallus. Rumput laut dibedakan menjadi tiga kelas berdasarkan kandungan pigmen yang terdapat dalam thallus yaitu; kelas Chlorophyceae, Rhodophyceae dan Phaeophyceae. Lebih dari 600 spesies rumput laut tersebar di perairan Indonesia yang dapat menghasilkan senyawa koloid yang disebut fikokoloid yakni agar, algin dan karaginan Selama ini masyarakat Indonesia hanya menggunakan rumput laut sebagai sumber bahan pangan. Akan tetapi, saat ini banyak ilmuwan yang meneliti lebih dalam tentang pemanfaatan dari rumput laut dimana berkembang untuk kebutuhan bahan baku industri, kosmetik, farmasi dan kedokteran.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam rumput laut terdiri dari sebagain besar polisakarida. Selain itu, terdapat komponen protein, mineral, serat, lipid dan vitamin seperti terlihat pada Gambar 1.

Selain mengandung nutrisi yang tinggi, rumput laut dapat menghasilkan beberapa produk turunan seperti agar, karaginan dan alginat. Agar memiliki kemampuan membentuk lapisan gel atau film, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengemulsi (emulsifier), penstabil (stabilizer), pembentuk gel, pensuspensi, pelapis, dan inhibitor. Karagenan sering digunakan sebagai pengemulsi, sebagai larutan granulasi dan pengikat, stabiliser, suspensi, dan pelarut. Sedangkan alginat berfungsi sebagai bahan aditif, emulsi, penstabil dan pembentuk gel pada industri makanan, obat, kosmetik dan tekstil. Beberapa sumber rumput laut yang dapat menghasilkan agar, karagenan dan alginat dapat dilihat pada Gambar 2.

Dengan berkembangnya teknologi, pemanfaatan rumput laut mengarah kepada cosmeceuticals. Cosmeceutical berasal dari cosmetic dan pharmaceuticals yang dapat didefinisikan sebagai produk kosmetik yang mempunyai manfaat seperti obat dan nutrisi dalam hal melindungi dan merawat penampilan tubuh manusia. Secara umum, rumput laut memiliki potensi sebagai bahan dasar kosmeseutikal karena rumput laut mengandung bahan bioaktif dan mineral essensial dalam jumlah yang cukup tinggi. Selain itu, berbagai macam bahan bioaktif seperti vitamin, mineral, asam amino, gula, lipid juga bisa diperoleh dari ekstraksi berbagai macam rumput laut. Dari berbagai senyawa bioaktif yang ada pada rumput laut, maka tumbuhan laut ini memiliki potensi untuk diaplikasikan pada produk kosmetik seperti tabir surya, krim, lotion, sampo, bedak dan salep.

Referensi

Kadi, A. (2004), Potensi rumput laut di beberapa perairan pantai Indonesia, Oseana 29(4), 25-36

Suleria, H.A.R., Gobe, G., Masci, P., & Osborne, S.A. (2016). Marine bioactive compounds and health promoting perspectives; innovation pathways for drug discovery. Trends Food Sci. Technol. 50, 44–55.

Yanuarti, R., Nurjanah., Anwar, E., Pratama, G. (2017). Kandungan senyawa penangkal sinar ultra violet dari ekstrak rumput laut eucheuma cottonii dan turbinaria conoides, Biosfer, 34(2), 51-58

Penulis:

Dwi Yuli Pujiastuti, S.Pi., M.P.
(Departemen Kelautan)
Email: dwiyp@fpk.unair.ac.id

Rated 5 out of 5