Agenda Budaya Usai Upacara Pembukaan
Setelah menghadiri upacara pembukaan, para peserta Program Studi Elite Kebijakan Baru ke Selatan 2025 mendapat kesempatan istimewa untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Taiwan. Agenda pertama adalah kunjungan ke Museum Nasional Taiwan, salah satu museum terbesar dan paling bersejarah di Asia.
Di museum ini, para peserta termasuk Defia Putri Mahardika dari FPK UNAIR, diperkenalkan pada berbagai koleksi berharga yang mencerminkan sejarah panjang dan warisan budaya Taiwan. Mulai dari artefak kuno, kerajinan tradisional, hingga karya seni modern, pengalaman ini memberikan wawasan mendalam tentang identitas budaya Taiwan.
Memperkuat Pemahaman Antarbudaya
Kegiatan ini tidak hanya bersifat rekreasi, tetapi juga edukatif. Dengan mengenal budaya lokal secara langsung, para peserta didorong untuk membangun keterampilan komunikasi lintas budaya. Hal ini sangat relevan bagi mahasiswa internasional yang nantinya akan berkolaborasi dengan rekan-rekan dari berbagai negara.
Menurut Defia, pengalaman ini sangat berharga karena membuka pandangan baru tentang keberagaman Asia. “Melalui kunjungan budaya ini, saya belajar banyak tentang bagaimana nilai dan tradisi membentuk cara pandang suatu bangsa. Hal ini penting untuk membangun kerja sama yang lebih harmonis,” ungkapnya.
Jejaring Global Mahasiswa
Selain mengenal budaya, kesempatan ini juga dimanfaatkan mahasiswa untuk menjalin komunikasi informal dengan sesama peserta dari tujuh negara mitra. Interaksi yang terjalin di luar ruang kelas ini akan menjadi modal penting dalam memperkuat jejaring global mahasiswa, termasuk bagi FPK UNAIR yang terus mendorong mahasiswanya berkiprah secara internasional.
👉 Lanjut ke Part 3: Dampak Program bagi FPK UNAIR dan Harapan ke Depan
👉 Kembali ke Part 1: Delegasi FPK UNAIR Ikuti Program Studi Elite Kebijakan Baru ke Selatan 2025
Saran Internal Link:
-
Artikel internasionalisasi FPK UNAIR lainnya: kegiatan pertukaran mahasiswa, double degree, atau summer course.
-
Halaman utama Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR.



