Acropora cervicornis merupakan jeni koral yang menyukai perairan laut hangat yang dekat dengan permukaan sebagai tempat tinggal. Seperti pada wilayah perairan tropis bagian barat yang juga merupakan tempat dimana terdapat sebagian besar keanekaragaman organisme terumbu karang. Polip yang membentuk karang membutuhkan perairan tropis yang suhunya lebih dari 20°C dan cukup cahaya, menjadikan perairan hangat dilaut tropis merupakan tempat esuai bagi pertumbuhan karang. Acropora cervicornis atau dapat disebut juga karang staghorn (tanduk rusa) membutuhkan air yang sangat beroksigen dan mengandung persediaan hewan planktonik kecil yang cukup. Karang juga membutuhkan air yang jernih, karena selain mengurangi cahaya, hujan sedimen yang deras juga akan menutupi karang. Karang jenis ini ditemukan banyak di perairan karibia dan great barrier reef of Australia.
Acropora cervicornis umumnya mempunyai tentakel dalam kelipatan tiga, yang merupakan ciri khas dalam subkelas Zoantharia, juga dikenal sebagai Hexacorallia. Tentakel kecil menyerupai jari akan muncul pada malam hari seperti bintang-bintang kecil di seluruh terumbu karang. Karang staghorn memiliki ciri khas yaitu menumbuhkan “cabang seperti tanduk” sehingga polipnya menonjol di atas pasir hal tersebut menjadi dasar penamaannya. Karang staghorn memiliki nematocyst, yaitu sel penyengat yang terletak di tentakelnya. Sel penyengat ini diperlukan karang untuk mendapatkan makanan.
Karang staghorn bereproduksi secara seksual dan aseksual. Tahap pertama reproduksi adalah tahap pembentukan terumbu yang disebabkan oleh aktivitas seksual. Hal ini terjadi ketika polip yang ada mengeluarkan jutaan spermatoza ke dalam air. Beberapa gamet ini ditarik ke polip lain yang ada di dekatnya, telur yang dihasilkan di sana kemudian dibuahi dan larva berkembang dan melayang untuk menghasilkan polip baru. Larva dari karang disebut sebagai planula, berukuran sangat kecil dan berbentuk bohlam. Larva ini memiliki mulut di ujung atas, dengan rambut seperti silia di sekujur tubuhnya yang terus berdetak dan membantu menopangnya ke permukaan. Planula yang bertahan hidup dari predator saat mengapung di air dan akan menetap di permukaan keras dengan air hangat. Begitu mereka menetap, mereka mulai mengeluarkan kerangka luar berwarna putih seperti bintang yang secara permanen menyatukannya di suatu tempat dan mengembangkan tentakel dan tumbuh menjadi polip dewasa. Setelah kerangka pertama terbentuk, pendirinya, atau polip yang diproduksi secara seksual, berkembang biak dengan metode aseksual. Acropora menumbuhkan cabang-cabang, yang juga dikenal sebagai tunas, yang menjadi polip anak. Acropora cervicornis dapat berguna dalam bidang penelitian medis. Beberapa spesies yang hidup di karang telah menghasilkan senyawa yang aktif melawan peradangan, asma, leukemia, tumor, penyakit jantung, infeksi jamur dan bakteri, dan hingga virus mematikan seperti HIV. Selain memiliki manfaat medis karang staghorn juga sangat penting untuk stabilisasi garis pantai, sebagai habitat ikan, dan untuk melindungi keanekaragaman hayati.
Karang acropora ini sekarang terdaftar sebagai terancam di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah AS. Hilangnya spesies Acropora yang signifikan dikaitkan dengan wabah penyakit Spesies karang Karibia, Acropora cervicornis, adalah salah satu karang yang paling umum di terumbu dangkal Atlantik Barat dan Karibia beberapa dekade yang lalu. Namun, selama 40 tahun terakhir beberapa penyebab stres termasuk penyakit menular, suhu permukaan laut yang tinggi, penangkapan ikan berlebihan dan degradasi habitat telah menyebabkan pengurangan populasi 95%. A. cervicornis sekarang terdaftar sebagai terancam di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah AS. Hilangnya spesies Acropora Karibia yang signifikan dikaitkan dengan wabah penyakit whiteband disease.
Writer: Afif Muhammad Abdillah
References
McGregor, C., and Books, T. L. (1974). The Great Barrier Reef
Muller, E. M., Bartels, E., and Baums, I. B. (2018). Bleaching causes loss of disease resistance within the threatened coral species Acropora cervicornis. Elife, 7, e35066.





