Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

REKAYASA SEKSUAL IKAN 

Bagikan

REKAYASA SEKSUAL IKAN 

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi sifat seksual ikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat seksual ikan di antaranya adalah suhu, pH, dan polutan. Faktor tersebut mempengaruhi produksi hormon reproduksi sehingga menyebabkan sistem reproduksi ikan menjadi berubah dari biasanya. Adanya pengaruh lingkungan yang menciptakan perubahan pada sistem reproduksi ikan ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan rekayasa seksual ikan ke arah yang menguntungkan. Rekayasa seksual ikan merupakan upaya merubah sifat seksual ikan dengan tujuan tertentu. Rekayasa seksual yang dapat dilakukan antara lain sex reversal, petrichor, feromon, dan induce breeding. Sex reversal bertujuan membalikkan jenis kelamin untuk memperoleh keuntungan dari kelebihan ciri kelamin ikan tertentu (berbeda setiap spesies). Sedangkan petrichor, feromon, dan induce breeding bertujuan untuk merangsang pemijahan ikan.

Tujuan utama rekayasa seksual ikan adalah untuk meningkatkan produktivitas budidaya perairan. Manfaat yang dapat diperoleh dari rekayasa seksual pada ikan antara lain adalah:

  1. Meningkatkan produktivitas pembenihan ikan baik dari kuantitas maupun kualitas.
  2. Menjamin kontinuitas ketersediaan benih ikan karena pemijahan tidak tergantung lagi pada musim
  3. Mengatasi masalah keterbatasan jumlah induk karena siklus reproduksi dapat dipercepat.

 

Penulis

Darmawan Setia Budi, SPi., M.Si.
Prodi Akuakultur PSDKU – Banyuwangi
Email: darmawansetiabudi@fpk.unair.ac.id

Rated 5 out of 5