FPK UNAIR, 26 Januari 2026 – Kunjungan Sekolah
Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendiseminasikan ilmu pengetahuan sektor akuatik kepada generasi muda. Pada Senin, 26 Januari 2026, FPK UNAIR menerima kunjungan edukatif dari keluarga besar MAN 1 Salatiga. Sebanyak 160 siswa didampingi oleh 10 guru pendamping hadir untuk mengeksplorasi secara langsung ekosistem akademik dan fasilitas riset unggulan yang dimiliki oleh salah satu fakultas perikanan terbaik di Indonesia ini.
Penerimaan kunjungan ini merupakan langkah strategis universitas dalam memperkuat SDG 17 (Partnerships for The Goals) melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan menengah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi besar sektor ekonomi biru kepada para siswa sebagai calon pemimpin masa depan.
Eksplorasi Fasilitas Laboratorium dan Teknologi Budidaya
Kegiatan dimulai dengan pembagian rombongan siswa menjadi tiga kelompok kecil guna memastikan proses transfer ilmu berjalan optimal. Didampingi oleh mahasiswa duta fakultas, para siswa mengawali tour fasilitas dengan mengunjungi Laboratorium Mikrobiologi. Selanjutnya, mereka bergerak menuju area Aquaponic System dan kolam pendidikan yang terletak di bagian belakang gedung FPK UNAIR. Di lokasi ini, siswa melihat langsung bagaimana teknologi budidaya berkelanjutan dapat mengintegrasikan pemeliharaan ikan dengan produksi tanaman secara efisien.
Perjalanan edukasi berlanjut menuju Laboratorium Anatomi dan Budidaya Ikan, serta Laboratorium Kimia dan Analisis. Secara spesifik, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kualitas air dan kesehatan biota laut. Paparan ini selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim dalam SDG 13 (Climate Action). Oleh karena itu, edukasi dini mengenai kelestarian ekosistem akuatik menjadi sangat krusial di tengah tantangan lingkungan global saat ini.
Setelah sesi lapangan berakhir, seluruh peserta berkumpul di Ruang B-3.04 untuk mengikuti sesi penyambutan formal. Wakil Dekan III FPK UNAIR, Bapak Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D., membuka acara dengan memberikan motivasi mengenai peluang karier di sektor kelautan. Selanjutnya, Bapak Terry Previo Avianto, S.Pi., M.Si. memberikan materi mendalam mengenai profil akademik dan kontribusi riset fakultas.
Dalam paparannya, ditekankan bahwa inovasi di bidang perikanan memiliki dampak langsung terhadap ketahanan pangan nasional atau SDG 2 (Zero Hunger). Dengan demikian, sektor ini memegang kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir guna menekan angka kemiskinan sesuai target SDG 1 (No Poverty). Siswa tampak antusias berdiskusi mengenai prospek pendidikan tinggi di FPK UNAIR yang kini telah memiliki standar kualitas internasional.
Kontribusi FPK UNAIR bagi Keberlanjutan Laut
Kunjungan ini memberikan manfaat besar bagi para siswa untuk memahami implementasi SDG 14 (Life Below Water) dalam dunia nyata. Melalui observasi langsung di berbagai Laboratorium Riset, siswa menyadari bahwa pengelolaan sumber daya laut memerlukan pendekatan sains yang komprehensif. Sebagai hasilnya, kegiatan ini diharapkan mampu memicu minat siswa untuk mendalami disiplin ilmu perikanan dan kelautan.
FPK UNAIR berkomitmen untuk terus membuka pintu bagi institusi pendidikan lainnya. Melalui pengenalan kurikulum yang adaptif dan fasilitas modern, fakultas bertujuan mencetak tenaga ahli yang siap menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan dapat diakses melalui laman Profil Program Studi FPK Unair.
Penulis: MRR



