Berita FPK – Sebagai perguruan tinggi yang ditargetkan menjadi 500 Universitas besar dunia (versi QS) pada tahun 2020, Universitas Airlangga memiliki tugas yang sangat besar agar target tesebut dapat tercapai. Dengan motto “Excellence with Morality”, civitas akademika Universitas Airlangga harus dapat melakukan kegiatan tri dharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat) dan pengelolaan (University holding) yang excellent, berbasis norma agama, kental dengan budaya akademiknya dan berorientasi pada target/capaian.
Selain itu, sebagai calon universitas berkelas dunia maka pengaruh yang diberikan oleh Universitas Airlangga tidak hanya dirasakan oleh Warga Negara Indonesia saja, namun juga dapat dirasakan oleh warga dunia. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan di Universitas Airlangga baik tri dharma perguruan tinggi maupun pengelolaan lembaga harus berorientasi pada internasionalisasi dan dapat diakui oleh warga dunia. Hal itu diimplementasikan dalam bentuk student and staff mobility programme baik berupa student and staff exchange, joint research, resource sharing, merekrut tenaga pendidik dan kependidikan serta mahasiswa dari WNA serta menjalin kerjasama dengan institusi asing.
Keuntungan dengan adanya kolaborasi dengan institusi asing adalah ke depan Universitas Airlangga dapat memiliki akses lebih banyak institusi yang akan menjadi host maupun participants dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Universitas Airlangga di skala internasional. Selain itu, saat ini Universitas Airlangga sedang meningkatkan jumlah academic peer list sebagai salah satu mandatory dari QS untuk Universitas Airlangga menuju top 500 university.
Sebagai salah satu lembaga/unit di bawah Universitas Airlangga, Fakultas Perikanan dan Kelautan juga memiliki kewajiban-kewajiban dalam mendukung Universitas Airlangga dimana kewajiban-kewajiban tersebut tertuang dalam target kinerja 2019. Pada tahun 2019 Fakultas Perikanan dan Kelautan harus melakukan exchange student and staff, joint research, publikasi di jurnal terindeks Scopus dan sebagainya. Nagasaki University merupakan salah satu mitra dari Universitas Airlagga yang sejak lama berkolaborasi dan menghasilkan beberapa best practices bidang riset dan pengajaran bersama Universitas Airlangga. Sehingga dengan adanya target reputasi ini, Nagasaki University dapat menjadi sasaran strategis untuk dapat meningkatkan kerjasama yang akan berkontribusi pada peningkatan reputasi akademik Universitas Airlangga. Disisi lain peningkatan kolaborasi dengan pengiriman staf dosen ke Tokyo University juga merupakan wujud dari staff mobility. Tim delegasi FPK Unair yang mengunjungi Nagasaki University terdiri dari Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir.,MP.,Ph.D. (Wakil Rektor III), Prof . Dr. Mirni Lamid, drh., MP, Agustono, Ir.,M.Kes. (Koordinator Dekanat). Strategic meeting dilakukan bersama Katsuyasu Tachibana Ph.D. (Dekan Fakultas Perikanan, Nagasaki University) dan Prof. Dr. Agr. Fumito Ishibashi. Luaran dari kunjungan ini : 1. Perningkatan kerjasama melalui perpanjangan MOU (di koordinasi oleh AGE), 2. Invite guest lecture, 3. External reviewer penelitian untuk PS S2 Bioteknologi Perikanan dan Kelautan dan PS Ilmu Perikanan, 4. Joint publication, 5. Academic peer list.
Dalam kunjungan di Tokyo University Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir.,MP.,Ph.D memberi kuliah pada mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia Jepang dengan topic Perikanan dan Kelautan di Inonesia. Diskusi berjalan dengan hangat dan lancar.

Penulis
Mirni Lamid
Dekan FPK – UNAIR
Email: mirnylamid@yahoo.com



