Surabaya, 30 Agustus 2025 — Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa yang dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman.
Kegiatan PKL merupakan kewajiban akademik bagi mahasiswa Program Studi Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan FPK UNAIR. Pada 27–28 Agustus 2025, tim dosen dan tenaga kependidikan FPK UNAIR melakukan kunjungan ke tiga mitra industri, yaitu CV Putra Mandiri Jaya (Rembang), PT Dua Putra Utama Makmur (Pati), dan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara.
Monitoring ini bertujuan memastikan kesesuaian pelaksanaan PKL dengan kurikulum, menggali masukan dari mitra industri, serta mengevaluasi capaian pembelajaran mahasiswa. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, di mana perguruan tinggi berperan memastikan mahasiswa memperoleh kompetensi akademik dan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia profesional.
Kegiatan monev dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari Ayu Lana Nafisyah, S.Pi., M.Sc., Ph.D. (Departemen Akuakultur) dan Dwitha Nirmala, S.Pi., M.Si. (Departemen Kelautan), dengan dukungan tenaga kependidikan Ahmad Jamil Abdunnasir, S.Pi. dan Muchammad Wachyu Ramadhan. Tim bertugas menggali informasi terkait aktivitas mahasiswa sekaligus menjembatani kebutuhan antara institusi pendidikan dan mitra industri.
Selain evaluasi teknis, monev PKL juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama kelembagaan. FPK UNAIR menawarkan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada mitra industri sebagai langkah konkret menuju kolaborasi jangka panjang. Kemitraan ini diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan PKL, tetapi juga membuka peluang riset terapan, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Inisiatif tersebut mencerminkan implementasi SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, di mana sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui penguatan kemitraan strategis, FPK UNAIR berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan kontribusinya bagi pengembangan sektor perikanan dan kelautan nasional.
Internal Link:
-
Lanjut ke Part 2: Mahasiswa FPK UNAIR Tunjukkan Kompetensi di Industri Perikanan
-
Info Program Studi: Teknologi Hasil Perikanan FPK UNAIR





