FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Amalia “Amel” Hapsari Bagikan Rahasia Mengolah Ikan Segar di Dies Natalis FPK

3 minutes read
13 Views count

Surabaya – Perayaan Dies Natalis ke-18 Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga tidak hanya menghadirkan berbagai perlombaan dan bazar kewirausahaan, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat melalui demonstrasi memasak ikan yang dipandu oleh alumnus FPK UNAIR sekaligus peserta MasterChef Indonesia Season 4, Amalia Hapsari. Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis tersebut berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung, khususnya kalangan ibu rumah tangga yang antusias mempelajari teknik mengolah ikan yang benar agar menghasilkan cita rasa terbaik.

Edukasi Mengolah Ikan Bernilai Gizi Tinggi

Dalam sesi demonstrasi memasak, Amalia Hapsari atau yang akrab disapa Amel memperagakan teknik membakar ikan nila agar menghasilkan tekstur yang matang merata tanpa menghilangkan cita rasa alami ikan. Ia menjelaskan bahwa proses pembakaran memerlukan pengaturan suhu dan waktu yang tepat sehingga ikan tidak menjadi gosong di bagian luar maupun masih mentah di bagian dalam.

Selain membahas teknik memasak, Amel juga memberikan edukasi mengenai cara memilih ikan segar yang berkualitas sebelum diolah. Menurutnya, masyarakat perlu mengenali karakteristik ikan yang masih segar, seperti mata yang jernih, insang berwarna merah cerah, tekstur daging yang kenyal, serta aroma yang khas dan tidak menyengat. Pengetahuan sederhana tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang aman, bergizi, dan berkualitas.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik penyimpanan ikan yang tepat untuk menjaga mutu sebelum dimasak. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat meminimalkan penurunan kualitas ikan akibat penanganan yang kurang sesuai sekaligus mengurangi potensi pemborosan pangan.

Antusiasme Masyarakat Warnai Demonstrasi Memasak

Demonstrasi memasak berlangsung dalam suasana yang interaktif. Pengunjung tidak hanya menyaksikan proses memasak secara langsung, tetapi juga aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengolahan hasil perikanan di rumah. Antusiasme terlihat terutama dari kalangan ibu rumah tangga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh tips praktis mengenai pengolahan ikan sebagai menu keluarga.

Kehadiran Amalia Hapsari sebagai alumnus FPK UNAIR sekaligus figur yang dikenal melalui ajang MasterChef Indonesia memberikan daya tarik tersendiri bagi kegiatan tersebut. Pengalaman yang dimilikinya di bidang kuliner menjadi jembatan untuk menyampaikan ilmu pengolahan hasil perikanan kepada masyarakat dengan cara yang sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan ini, FPK UNAIR menunjukkan bahwa ilmu perikanan tidak hanya berkembang di ruang laboratorium maupun kegiatan akademik, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui edukasi kepada masyarakat. Demonstrasi memasak menjadi salah satu media untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan yang aman, sehat, dan bernilai gizi tinggi.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen FPK UNAIR dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi pangan bergizi (SDG 3: Good Health and Well-being). Di sisi lain, promosi konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas turut berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2: Zero Hunger, sementara pengenalan pengolahan hasil perikanan yang baik mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam SDG 14: Life Below Water. Kehadiran alumnus sebagai narasumber juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menyebarluaskan pengetahuan yang bermanfaat, sejalan dengan semangat SDG 17: Partnerships for the Goals.

Sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-18, demonstrasi memasak ini menjadi bukti bahwa FPK UNAIR terus berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui diseminasi ilmu pengetahuan, inovasi, dan penguatan budaya konsumsi ikan di Indonesia.

Penulis : Farrel Bhanu Mahardhika

Penyunting : TPA

Rated 5 out of 5