FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

AquaTalk Natamandara 2026 Dorong Mahasiswa Akuakultur Berani Ambil Peluang dan Bangun Pengalaman

3 minutes read
119 Views count

Surabaya – Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) berlanjut melalui orientasi program studi Natamandara 2026. Pada Jumat (7/8/2026), Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuakultur menghadirkan AquaTalk, talkshow bersama Fitroh Ghoniyyu Yahya yang mengajak mahasiswa baru mengenali berbagai ruang pengembangan diri selama masa perkuliahan.

AquaTalk Hadirkan Inspirasi Pengembangan Diri

AquaTalk menghadirkan Fitroh Ghoniyyu Yahya, mahasiswa Program Studi Akuakultur peminatan Ilmu dan Teknologi Kelautan angkatan 2023. Selain sebagai mahasiswa dan penerima Beasiswa Djarum, Fitroh pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) dan mengembangkan bisnis Zaruna Flower and Gift.

Dalam sesi tersebut, Fitroh membagikan pengalamannya dalam memanfaatkan berbagai kesempatan di luar kegiatan akademik. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan beragam ruang pengembangan diri, mulai dari perlombaan, beasiswa, pertukaran mahasiswa, organisasi, magang, penelitian, kewirausahaan, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Fitroh, masa perkuliahan merupakan kesempatan untuk mengumpulkan pengalaman sekaligus mengembangkan keterampilan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Berbagai aktivitas tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas relasi, meningkatkan kompetensi, dan membangun portofolio sebagai bekal di masa depan.

Berani Mencoba dan Mengambil Kesempatan

Fitroh mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya menjalani rutinitas perkuliahan, tetapi berani mencoba berbagai peluang yang tersedia. Pesan tersebut ia gambarkan melalui prinsip “Fortis Fortuna Adiuvat”, yang berarti keberuntungan berpihak kepada mereka yang berani.

“Fortis Fortuna Adiuvat, keberuntungan berpihak kepada mereka yang berani. Jadi, selama kuliah jangan takut untuk mencoba dan mengambil kesempatan. Karena dari keberanian untuk mencoba itulah kita bisa mendapatkan pengalaman, bertemu orang-orang baru, dan menemukan banyak hal yang mungkin tidak kita dapatkan hanya dari ruang kelas,” ujar Fitroh.

Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk mulai membangun pengalaman sejak awal perkuliahan melalui organisasi, pengembangan usaha, beasiswa, maupun kegiatan lainnya. Menurutnya, proses tersebut dapat membantu mahasiswa membentuk keterampilan dan portofolio secara bertahap.

Menutup AquaTalk, Fitroh membagikan sejumlah langkah yang akan dilakukannya apabila kembali menjadi mahasiswa baru, seperti memperluas pertemanan, membangun kedekatan dengan dosen, mendaftar beasiswa, mencari mentor, mengikuti organisasi, serta membangun portofolio sejak awal.

Membangun Pengalaman untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas

Melalui AquaTalk Natamandara 2026, mahasiswa baru Program Studi Akuakultur diharapkan mampu memandang masa perkuliahan sebagai ruang pertumbuhan yang lebih luas. Kesempatan untuk belajar melalui organisasi, penelitian, magang, kewirausahaan, maupun berbagai kegiatan pengembangan diri menjadi bagian dari proses pendidikan yang tidak terbatas pada ruang kelas.

Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar yang inklusif. Melalui pengalaman akademik dan nonakademik, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta kapasitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang.

Dengan demikian, AquaTalk tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi dapat diisi dengan keberanian untuk mencoba, mengambil kesempatan, dan terus bertumbuh.

 

Penulis : Alejandro Ahmad Zuhayr

Editor : TPA

Rated 5 out of 5