FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Lulus Bukan Akhir, FPK UNAIR Bekali Lulusan Hadapi Peluang

3 minutes read
17 Views count

Surabaya – Kelulusan menjadi awal perjalanan baru bagi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Pesan tersebut mengemuka dalam Yudisium Periode September 2026 Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) di Ruang B302, Kamis (10/9/2026). Sebanyak 25 mahasiswa Program Studi Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan mengikuti momentum kelulusan tersebut.

Civitas academica FPK UNAIR, termasuk Wakil Dekan II dan Wakil Dekan III, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Yudisium menjadi momentum bagi para lulusan untuk menutup perjalanan akademik sekaligus mempersiapkan langkah menuju dunia profesional.

Dari Mahasiswa Menjadi Kolega

Wakil Dekan III FPK UNAIR, Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D., mengajak para lulusan melihat kelulusan sebagai awal dari hubungan profesional dengan almamater. Ia menilai jejaring antarlulusan dan institusi dapat menjadi kekuatan untuk berkembang bersama.

“Hari ini kalian telah lulus dari dunia perkuliahan. Setelah ini, kita bukan lagi sekadar dosen dan mahasiswa, tetapi sudah menjadi kolega. Kolega yang baik adalah mereka yang dapat saling mendukung dan memberikan manfaat satu sama lain,” tuturnya.

Menjaga Nama Baik Almamater

Annur juga mendorong para lulusan untuk membangun jejaring di luar kampus. Ia berpesan agar mereka tetap menjaga nama baik diri sendiri dan almamater di mana pun mereka berkarya.

“Bangun jejaring dan saling gotong royong untuk kebaikan bersama. Di mana pun kalian berada, tetap jaga nama baik diri sendiri dan almamater. Keberhasilan kalian nantinya juga akan menjadi bagian dari reputasi FPK UNAIR,” lanjutnya.

Menurut Annur, hubungan yang kuat dengan sesama lulusan dan almamater dapat membantu mahasiswa mengembangkan karier sekaligus memperluas kontribusi di bidang perikanan dan kelautan. Ia juga mendorong para lulusan untuk membawa kompetensi yang mereka peroleh selama kuliah ke lingkungan profesional.

Berani Mengambil Peluang

Selain membangun jejaring, Annur menekankan pentingnya keberanian dalam menentukan langkah setelah lulus. Para lulusan dapat memilih berbagai jalur, mulai dari melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha, hingga mengambil peluang lain sesuai kompetensi dan minat.

“Setelah lulus, dunia sesungguhnya baru dimulai. Kalian akan berhadapan dengan banyak peluang. Jangan takut untuk mengambilnya. Kita tidak pernah tahu di mana rezeki dan kesempatan terbaik berada. Karena itu, manfaatkan dan maksimalkan setiap peluang yang datang,” pesannya.

Yudisium Periode September 2026 menjadi titik awal bagi 25 lulusan FPK UNAIR untuk membawa ilmu dan pengalaman akademik ke ruang yang lebih luas. Para lulusan dapat berkontribusi melalui sektor akuakultur dan pengolahan hasil perikanan, sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Semangat tersebut turut mendukung SDGs 1 (No Poverty) melalui penguatan kapasitas dan peluang kerja serta SDGs 2 (Zero Hunger) melalui kontribusi sektor pangan perikanan. Kompetensi lulusan juga dapat mendukung SDGs 13 (Climate Action) dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui praktik perikanan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, jejaring antara lulusan, almamater, dunia kerja, dan berbagai pemangku kepentingan memperkuat semangat SDGs 17 (Partnerships for the Goals). Dengan bekal akademik dan jejaring yang kuat, para lulusan FPK UNAIR diharapkan mampu mengambil peran dan menciptakan kontribusi baru bagi masyarakat serta sektor perikanan dan kelautan.

Penulis : Farrel Bhanu Mahardhika

Penyunting : TPA

Rated 5 out of 5