FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Wacana Pengembangan Lombok sebagai Pusat Budidaya Lobster Nasional

2 minutes read
11 Views count

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaaan laut terbesaar di dunia. Total Indonesia memiliki luas wilayah perairan mencapai 6,32 juta  dengan akumulasi garis pantai mencapai 81.000 km. Tidak hanya itu, Indonesia pun memiliki area terumbu karang yang sangat luas sebagai salah satu habitat utama lobster, yang merupakan salah satu komoditas laut Indonesia.

Rianta Pratiwi, pakar Crustacea Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerangkan bahwa lobster hidup di kedalaman 100-200 meter di bawah permukaan laut dengan suhu 20-30, dengan persebaran lobster hampir di seluruh wilayah perairan Indonesia. Salah satu wilayah Indonesia yang memiliki potensi sebagai pusat budidaya lobster yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB). NTB dianggap memiliki potensi yang cukup besar terkait dengan budidaya perikanan, khususnya budidaya lobster.

“Kenapa kita kembangkan di sana? Hal tersebut karena yang pertama NTB secara infrastruktur dan sumber daya manusia sudah memenuhi syarat, tinggal diperkuat saja,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah merancang skema program yang disusun untuk menindaklanjuti rencana khusus Lombok sebagai pusat budidaya lobster nasional, yakni melalui program lobster estate atau dikenal dengan kampung budidaya lobster. Hal tersebut dilanjutkan dengan survei sekaligus penumpulan data pendukung yang nantinya dapat digunakan untuk menentukan program yang akan dilipih, survei dan pengumpulan data di lakukan oleh tim KKP di Pulau Seribu Masjid.

Menteri Trenggono menegaskan bahwa pelaksaan program pengembangan harus tetap memegang prinsip ekonomi biru yang bertujuan agar produktivitas tambak-tambak lobster tidak mengganggu dan mengancam kelestarian lingkungan. Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB mengungkapkan bahwa potensi budidaya lobster yang ada di NTB belum digali secara maksimal. Beliau menjelaskan bahwa yang baru tergali tidak mencapai 10% dari total ribuan hektar area yang memiliki potensi.

Gubernur NTB tersebut meyakini adanya rencana untuk mengembangkan Lombok sebagai pusat budidaya lobster nasional akan berimbas pada meningkatnya perekonomian dan penghasilan rakyat serta menjadi solusi atas kendala-kendala yang selama ini di hadapi.

Menteri Trenggono saat bertemu dengan Gubernur NTB Zulkieflimansyah
dan jajarannya di Kantor KKP (Sumberr: kkp.go.id)

#FPKUA #Fisheries #Marine #Coral reef #Lobster #Conserve oceans

Sumber :

https://kkp.go.id/artikel/30869-menteri-trenggono-gubernur-ntb-tindaklanjuti-rencana-lombok-sebagai-pusat-budidaya-lobster. Diakses pada 27/05/2021

http://lipi.go.id/berita/potensi-lobster-di-laut-indonesia/22258. Diakses pada 27/05/2021

 

Penulis: Putri Arisandi (2019)

Editor: Mat Hari (THP 2020)

Rated 5 out of 5