FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Bukan Cuma Lihat Ikan, Mahasiswa Baru Langsung Belajar Jadi Praktikan

2 minutes read
117 Views count

Surabaya – Menjadi mahasiswa Akuakultur tidak hanya belajar teori di dalam kelas. Melalui kegiatan bertajuk One Day as Aquaculture Student, Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) mengajak mahasiswa baru merasakan langsung pengalaman menjadi praktikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan Program Studi Akuakultur dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Mahasiswa baru diajak mengikuti simulasi praktikum Ikhtiologi, salah satu mata kuliah dasar yang akan mereka temui pada awal perkuliahan. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan proses pembelajaran berbasis praktikum yang menjadi bagian dari kehidupan akademik mahasiswa Akuakultur.

Praktikum menggunakan dua spesies yang umum dijumpai dalam dunia budidaya, yakni ikan nila dan ikan lele. Setiap kelompok memperoleh sampel ikan beserta peralatan praktikum berupa pinset dan nampan sebagai media pengamatan. Didampingi kakak tingkat, mahasiswa baru melakukan observasi terhadap karakter morfologi ikan dan mengidentifikasi berbagai bagian tubuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa belajar mengidentifikasi tipe tubuh, tipe ekor, serta tipe tulang pada ikan. Hasil pengamatan kemudian dituangkan dalam laporan sementara (lapsem) yang dilengkapi dengan gambar objek ikan yang mereka amati. Aktivitas ini memberikan gambaran awal mengenai pentingnya ketelitian, kemampuan observasi, pencatatan hasil pengamatan, dan penyusunan laporan dalam kegiatan praktikum.

Suasana kegiatan yang dipenuhi diskusi dan pengamatan membuat mahasiswa baru dapat merasakan atmosfer perkuliahan secara lebih nyata. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada materi Ikhtiologi, tetapi juga mulai beradaptasi dengan budaya akademik yang menghubungkan teori dengan pengalaman langsung. Pendekatan pembelajaran seperti ini menjadi bagian dari komitmen FPK UNAIR dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran yang aplikatif dan berpusat pada mahasiswa.

Di sisi lain, pengenalan karakteristik ikan sebagai objek kajian turut membangun pemahaman awal mahasiswa mengenai keanekaragaman organisme perairan. Hal tersebut berkaitan dengan SDG 14 (Life Below Water) yang mendorong peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap ekosistem serta sumber daya akuatik.

Melalui One Day as Aquaculture Student, HIMAKUA memberikan pengalaman awal kepada mahasiswa baru bahwa menjadi mahasiswa Akuakultur berarti tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamati, mencatat, menganalisis, dan mengomunikasikan hasil pengamatan secara ilmiah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjalani perkuliahan sekaligus mengembangkan kompetensi sebagai calon insan perikanan yang mampu berkontribusi bagi pengembangan akuakultur Indonesia.

Penulis : Fahmi Bayhaqi

Editor : TPA

Rated 5 out of 5