Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

BEM FPK UNAIR Gelar Nalendra Sata I sebagai Refleksi 100 Hari Kepengurusan

Bagikan

Kamis, 21 Mei 2026 – Kamis, 11 Juni 2026, Surabaya – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (BEM FPK) Universitas Airlangga melalui Pendayagunaan Aparatur Kabinet (PAK) menyelenggarakan kegiatan Nalendra Sata I (Lapor Pres 100 Hari Kerja) sebagai bentuk monitoring, evaluasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan program kerja selama 100 hari pertama kepengurusan Kabinet Nalendra Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai Kamis, 21 Mei 2026 hingga Kamis, 11 Juni 2026 di Student Center (SC) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga serta beberapa lokasi di lingkungan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara luring sesuai jadwal yang telah disepakati antara Pendayagunaan Aparatur Kabinet (PAK) dengan masing-masing kementerian.

Nalendra Sata I merupakan agenda evaluasi internal yang melibatkan seluruh kementerian di bawah naungan BEM FPK Universitas Airlangga, meliputi Kementerian Kajian dan Strategis, Pemuda dan Olahraga, Komunikasi dan Informasi, Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma), Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), Ekonomi Kreatif, Sosial dan Masyarakat, Sekretaris Kabinet, Hubungan Luar, serta Bendahara Kabinet. Setiap kementerian memperoleh jadwal tersendiri untuk melaksanakan proses pelaporan dan evaluasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara tertib dan terstruktur. Dalam pelaksanaannya, beberapa kementerian juga melaksanakan sesi lanjutan karena waktu pada pertemuan pertama belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh pembahasan.

Setiap sesi diawali dengan pembukaan oleh Pendayagunaan Aparatur Kabinet (PAK) yang menyampaikan tujuan kegiatan sebagai sarana monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kinerja kabinet selama 100 hari pertama. Selanjutnya, PAK menjelaskan alur pelaksanaan forum sehingga seluruh peserta memahami tahapan kegiatan yang akan berlangsung, mulai dari penyampaian laporan individu hingga sesi evaluasi dan diskusi bersama.

Pada sesi inti, seluruh staf dari masing-masing kementerian secara bergantian menyampaikan Laporan Presiden (Lapor Pres) 100 Hari Kerja. Laporan yang dipaparkan meliputi perkembangan tugas dan tanggung jawab setiap individu, progres pelaksanaan pekerjaan sesuai bidang masing-masing, keterlibatan sebagai Person in Charge (PIC) maupun anggota pelaksana dalam program kerja, capaian target yang telah direncanakan, kontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan kementerian, serta bentuk koordinasi yang telah dilakukan selama masa kepengurusan. Penyampaian laporan dilakukan secara terbuka sehingga perkembangan kinerja setiap staf dapat menjadi bahan evaluasi bersama.

Selain menyampaikan progres pekerjaan, setiap staf juga memaparkan berbagai kendala, hambatan, maupun tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas organisasi. Pembahasan mencakup koordinasi internal kementerian, komunikasi antaranggota, pembagian beban kerja, manajemen waktu antara kegiatan akademik dan organisasi, pelaksanaan program kerja yang mengalami penyesuaian, serta berbagai faktor lain yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas. Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi evaluasi terbuka, di mana seluruh staff diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan, kritik yang membangun, maupun apresiasi kepada Menteri, Wakil Menteri, Presiden BEM, Wakil Presiden BEM, dan Pendayagunaan Aparatur Kabinet (PAK) sebagai bahan perbaikan dalam meningkatkan kualitas koordinasi, komunikasi, kepemimpinan, serta pelaksanaan program kerja kabinet.

Secara keseluruhan, kegiatan Nalendra Sata I (Lapor Pres 100 Hari Kerja) berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Melalui forum ini, seluruh staf memperoleh ruang untuk menyampaikan perkembangan kinerja, berbagai kendala yang dihadapi, serta evaluasi terhadap jalannya organisasi selama 100 hari pertama kepengurusan. Hasil evaluasi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan sistem kerja, memperkuat sinergi antar kementerian, meningkatkan profesionalisme, serta mendukung terwujudnya tata kelola organisasi BEM FPK Universitas Airlangga yang lebih efektif, terstruktur, dan berorientasi pada pelayanan kepada mahasiswa.

 

Penulis : Fikri Syufi Ramadhan

Editor : TPA

Rated 5 out of 5