Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Perkuat Kemitraan Akademik Berkelanjutan, FPK UNAIR dan FPPK UBB Dukung

Bagikan

Surabaya – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB) sebagai upaya memperkuat kemitraan strategis antarlembaga pendidikan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penandatanganan naskah kerja sama dilaksanakan pada Selasa (15/07/2025) di Kampus FPPK UBB, Pangkal Pinang. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata penguatan sinergi institusional dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan semangat SDGs 17 yang menekankan kemitraan efektif dan berkelanjutan.

FPK UNAIR diwakili oleh Wakil Dekan III, Dr. Eng. Sapto Andriyono, S.Pi., MT., sementara dari pihak FPPK UBB dihadiri langsung oleh Dekan, Riwan Kusmiadi, S.TP., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Sapto menyampaikan bahwa kerja sama lintas universitas merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif dan berdampak.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Photo: Proses penandatanganan naskah kerjasama FPK, UNAIR dan FPPK, UBB

Senada dengan hal tersebut, Riwan Kusmiadi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan dengan FPK UNAIR. Ia menilai kolaborasi ini sebagai peluang strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan peran sosial perguruan tinggi di bidang perikanan dan kelautan.
“Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan sektor perikanan dan kelautan melalui penguatan riset dan pengembangan sumber daya manusia,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, serta pengabdian kepada masyarakat secara terpadu. Sebagai implementasi awal, pada tahun 2025 kedua fakultas akan menjalankan penelitian bersama terkait ikan-ikan endemik air tawar di Pulau Bangka, yang diharapkan dapat mendukung konservasi biodiversitas perairan darat dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan.

Acara penandatanganan berlangsung dalam suasana antusias dan kolaboratif, dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari kedua universitas. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik nasional, sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan melalui kemitraan berkelanjutan, selaras dengan agenda global SDGs 17

Rated 5 out of 5