Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

FPK UNAIR dan Monterey Bay Aquarium Inisiasi Aksi untuk Perlindungan Ekosistem Tambak Budidaya Tradisional

Bagikan

Surabaya, 24 September 2025 – Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) menerima kunjungan resmi enam delegasi Monterey Bay Aquarium, California, Amerika Serikat, bertempat di Ruang Garam FPK UNAIR. Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional yang berfokus pada rencana aksi SDGs 14 (Life Below Water), khususnya dalam upaya meminimalkan perubahan dan degradasi ekosistem perairan pada tambak budidaya tradisional.

Delegasi Monterey Bay Aquarium disambut oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Dr. Annur Ahadi, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Dr. Kustiawan, serta jajaran dosen dari Program Studi Akuakultur FPK UNAIR. Pertemuan ini menjadi forum diskusi awal untuk merumuskan bentuk kerja sama yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi dalam sistem budidaya perikanan.

Perwakilan Monterey Bay Aquarium, Timothy Patrick Moore, menyampaikan ketertarikan institusinya untuk menjalin kolaborasi dengan FPK UNAIR dalam pengelolaan budidaya udang windu berbasis tambak tradisional. Ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi pengelolaan kualitas lingkungan perairan, manajemen stok indukan, penerapan praktik budidaya ramah lingkungan, hingga penguatan aspek sosial ekonomi pembudidaya. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem tambak sekaligus meningkatkan keberlanjutan produksi.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari inisiasi kerja sama yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya oleh Dr. Ayu Lana Nafisyah, dosen Program Studi Akuakultur FPK UNAIR, bersama PT Alter Trade Indonesia sebagai fasilitator kemitraan dengan Monterey Bay Aquarium. Inisiatif tersebut menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, lembaga internasional, dan sektor swasta dalam mengembangkan praktik budidaya yang bertanggung jawab.

Selain diskusi strategis, delegasi Monterey Bay Aquarium dan PT Alter Trade Indonesia juga berkesempatan meninjau berbagai fasilitas pendidikan dan penelitian FPK UNAIR, yang mendukung pengembangan riset ekosistem perairan dan inovasi budidaya berkelanjutan. Kunjungan ini diharapkan menjadi dasar bagi penerapan program percontohan (pilot project) di tambak tradisional sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap perlindungan ekosistem pesisir.

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian resmi, serta diimplementasikan dalam program riset terapan dan pendampingan pembudidaya untuk menjaga keberlanjutan ekosistem tambak,” ungkap perwakilan FPK UNAIR.

Melalui kolaborasi ini, FPK UNAIR menegaskan komitmennya dalam mendukung SDGs 14, dengan menjadikan tambak budidaya tradisional sebagai bagian penting dari upaya konservasi ekosistem perairan dan pembangunan perikanan yang berkelanjutan.

Rated 5 out of 5