FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

SALMON 2

Melakukan Pengabdian di Kampung Pengasapan, Beginilah Pembelajaran Dua Arah yang Dilakukan SALMON 2025

4 minutes read
37 Views count

SALMON, atau yang juga dikenal dengan Social and Learning Activity with Morality for Nation, merupakan salah satu program kerja Kementerian Sosial Masyarakat (SOSMA) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga yang fokus pada kegiatan pengabdian masyarakat. SALMON 2025 diikuti oleh 58 mahasiswa FPK UNAIR, yang terdiri dari program studi Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan. SALMON hadir untuk mewujudkan salah satu pilar dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pada tanggal 7 Juli 2025 ini dilaksanakan di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Penatarsewu pun beragam. Hal ini dikarenakan terdapat 4 bidang selain BPI dan PDD. Empat bidang tersebut adalah Ekonomi, Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan. Masing-masing bidang tersebut memiliki fokus kegiatan dan rangkaian acaranya tersendiri sesuai dengan permasalahan yang terdapat di desa pengasapan tersebut.

SALMON 2025 dimulai dengan kegiatan Opening Ceremony yang didatangi oleh perangkat desa, seperti ketua RT, kepala desa, ibu-ibu PKK, dan beberapa petugas di balai desa. Opening Ceremony ini merupakan kegiatan yang diisi dengan pengenalan apa itu SALMON FPK UNAIR, apa saja kegiatan yang akan dilaksanakan, lama kegiatan yang akan dilaksanakan. Pada akhir acara Opening Ceremony, ada simbolis berupa pemotongan tumpeng sebagai tanda bahwa kegiatan SALMON 2025 telah dibuka. Setelah kegiatan Opening Ceremony, dilaksanakan kegiatan Social Mapping untuk berkenalan terlebih dahulu dengan lingkungan sekitar induk semang, balai desa, sekolah, dan beberapa tempat lainnya yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan SALMON. Dalam kegiatan Social Mapping, masing-masing bidang akan berkeliling dan berfoto pada titik lokasi yang ditentukan. Kegiatan ini membuat masing-masing mahasiswa merasa lebih bonding dengan teman satu bidangnya, juga sebagai sarana bersosialisasi dengan warga Desa Penatarsewu.

Kegiatan SALMON 2025 selama di Kampung Pengasapan, Desa Penatarsewu dilaksanakan hingga tanggal 26 Juli 2025. Selama kurang lebih 19 hari itu, banyak kegiatan yang panitia SALMON laksanakan. Bidang Ekonomi telah melaksanakan beberapa kali kegiatan workshop. Sosialisasi digital UMKM, manajemen keuangan, serta pengolahan sambal dan abon dari ikan asap merupakan tema workshop yang telah dilaksanakan oleh Bidang Ekonomi. Ikan asap dipilih sebagai materi workshop karena ikan asap merupakan produk terbesar yang dihasilkan oleh warga Desa Penatarsewu, namun belum ada olahan yang lebih menarik mengenai produk ini. Pada hari terakhir, Ekonomi mengadakan Salmon Festival yang berisi kegiatan jalan sehat, undian kupon berhadiah, penampilan panitia, juga lomba yang dapat diikuti oleh seluruh warga Desa Penatarsewu.

Bidang Kesehatan juga mengadakan beberapa rangkaian acara yang tidak kalah menarik. Mereka mengadakan kegiatan “Satu Jam Bersama Ilmu” untuk menggali lebih dalam mengenai pengasapan ikan dan langkah-langkah pembuatannya dengan Bapak Nur Khamid. Ada juga kegiatan MJJ atau Membersihkan Jentik-Jentik, sosialisasi ISPA dan pembuatan es krim buah naga, kegiatan posyandu remaja, senam sehat bersama ibu-ibu, serta sosialisasi kesehatan gigi dan mulut yang bekerja sama dengan mahasiswa FKG UNAIR, juga sosialisasi kesehatan reproduksi anak yang bekerja sama dengan puskesmas.

Nutrient Class dan Central Learning merupakan rangkaian acara utama yang dilakukan oleh Bidang Pendidikan. Nutrient Class berisi kegiatan pembelajaran yang seru dengan adik-adik setelah mereka pulang sekolah. Sedangkan Central Learning merupakan kegiatan pengajaran yang melebur dengan kegiatan belajar di SDN Penatarsewu. Selain itu, juga ada kegiatan eco print dan senam dengan adik-adik setempat. Yang terakhir adalah bidang Lingkungan yang memiliki kegiatan sosialisasi eco enzyme, bank sampah, bersih lahan, sekolah alam, dan tanam bibit. Sosialisasi eco enzyme dan bank sampah telah diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu pkk. Kegiatan bersih lahan beberapa kali dilakukan untuk mengosongkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman bibit tanaman obat keluarga atau TOGA. Sedangkan sekolah alam merupakan kegiatan yang dilaksanakan di sekolah dan berkolaborasi dengan bidang pendidikan untuk memberikan edukasi kepada adik-adik SDN Penatarsewu mengenai alam, memilah sampah, dan lain sebagainya.

Seluruh rangkaian kegiatan SALMON 2025 di Kampung Pengasapan, Desa Penatarsewu telah sukses dilaksanakan. Seluruh panitia SALMON 2025 berharap bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan manfaat kepada semua orang. Tidak hanya kepada warga Desa Penatarsewu, tetapi juga dengan panitia SALMON 2025 yang turut andil dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara SALMON 2025.

SALMON 2 1 SALMON 2 2 SALMON 2 3 SALMON 2 4 SALMON 2 5 SALMON 2 6 SALMON 2 7 SALMON 2

Rated 5 out of 5