Surabaya – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan tinggi. Untuk mendukung peningkatan kompetensi dosen di era digital, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Gemini Certified Faculty yang diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (PIPTP) Universitas Airlangga pada Kamis (30/7/2026) di Ruang C502 FPK UNAIR.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Universitas Airlangga dalam memperkuat literasi AI di kalangan tenaga pendidik. Melalui pelatihan tersebut, para dosen dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi Gemini sebagai pendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Seiring meningkatnya kebutuhan akan pembelajaran berbasis digital, penguasaan teknologi AI dinilai menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh dosen di perguruan tinggi.
Mendorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI
Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai strategi penggunaan Gemini untuk mendukung aktivitas akademik. Materi yang diberikan mencakup penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan bahan ajar, penyusunan asesmen pembelajaran, hingga pembuatan media presentasi dan aktivitas belajar yang lebih interaktif. Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai teknik menyusun prompt yang efektif agar pemanfaatan AI mampu menghasilkan keluaran yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan Gemini, serta praktik langsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep pemanfaatan AI, tetapi juga dapat mengaplikasikannya secara langsung dalam berbagai aktivitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.
Selain meningkatkan efisiensi dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pemanfaatan Gemini juga diharapkan mampu mendorong kreativitas dosen dalam menyusun metode pembelajaran yang lebih menarik dan berpusat pada mahasiswa. Dengan demikian, teknologi AI dapat menjadi mitra yang membantu dosen menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dinamis tanpa mengurangi kualitas proses akademik.
Pemanfaatan AI yang Etis dan Bertanggung Jawab
Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab. Peserta diajak memahami prinsip-prinsip etika dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, termasuk pentingnya melakukan validasi informasi, menjaga perlindungan data, menjunjung tinggi integritas akademik, serta memastikan bahwa AI digunakan sebagai alat pendukung, bukan pengganti peran dosen dalam proses pembelajaran.
Melalui sertifikasi Gemini Certified Faculty, dosen diharapkan memiliki kompetensi yang terstandar dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kegiatan akademik. Sertifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya Universitas Airlangga dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap menjaga kualitas pendidikan tinggi.
Partisipasi dosen FPK UNAIR dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Sejalan dengan transformasi digital yang terus berkembang, penguatan literasi AI di kalangan dosen diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.
Penulis: Farrel Bhanu Mahardhika
Penyunting: TPA






