FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Tentang Karya Seni yang Mempesona: Menghias Akuarium dengan Akuaskap

3 minutes read
71 Views count

Bila kita mendengar kata akuarium, yang terbayang di benak kita tentunya adalah sebuah kotak atau bola kaca yang berisi air dan ikan. Kerapkali, selain air dan ikan terdapat juga perlengkapan pendukung seperti aerator dan filter untuk memastikan bahwa ikan ataupun hewan dan tanaman air lain yang dipelihara di dalamnya dapat hidup dengan baik.

 

Selain sebagai wadah untuk memelihara ikan, akuarium juga dapat menjadi salah satu bagian dari dekorasi ruangan. Tentunya akuarium yang akan dijadikan dekorasi perlu ditata dan diatur sedemikian rupa agar terlihat lebih indah dan memberikan kenyamanan bagi organisme akuatik yang hidup di dalamnya. Nah, ilmu atau seni menghias akuarium inilah yang disebut dengan Akuaskap.

 

Prinsip utama akuaskap adalah menonjolkan keindahan komponen biotik (hewan dan tumbuhan air) dan abiotik (batu, karang, kayu) secara optimal dalam suatu wadah yang terbatas. Ada beberapa aspek dalam akuaskap yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

 

Penempatan akuarium

Akuarium sebaiknya tidak diletakkan di dekat peralatan elektronik ataupun di tengah-tengah tempat lalu lalang manusia. Ikan tidak menyukai getaran maupun bunyi yang dihasilkan baik oleh manusia ataupun peralatan elektronik. Selain itu, hindari untuk menempatkan akuarium dekat dengan sumber panas. Ikan yang stres cenderung memiliki warna yang pucat dan pergerakan pasif.

 

Pencahayaan

Cahaya sangat penting bagi kesehatan ikan. Akuaskap memiliki fokus agar akuarium mendapat cukup cahaya namun tidak terpapar sinar matahari langsung. Jika ruangan tidak mendapatkan cukup cahaya alami, pencahayaan akuarium dapat dibantu dengan pemasangan lampu.

 

Akuarium kurang cahaya
Akuarium dengan cahaya cukup

Kemudahan dalam pemberian pakan dan pembersihan

Dewasa ini, akuarium memiliki banyak variasi bentuk dan ukuran. Variasi ini kerap dimaksudkan untuk dapat disesuaikan dengan luas ruang yang ada. Pastikan bahwa pemberian pakan dan pembersihan dapat dilakukan dengan mudah mengingat pakan diberikan secara harian. Kemudahan dalam penanganan pakan dan pembersihan akan meminimalisir kerusakan pada akuarium.

 

Pemilihan ikan

Dalam pemilihan ikan yang sesuai untuk akuaskap, perlu diperhatikan ukuran ikan agar tidak terlalu besar dibandingkan dengan ukuran wadah. Perlu juga diperhatikan mofologi ikan agar sesuai dengan akurium, sebagai contoh ikan diskus yang memanjang secara vertikal membutuhkan wadah yang lebih tinggi. Bila menggunakan lebih dari 1 jenis hewan air, pastikan bahwa mereka tidak berada dalam posisi yang sama secara tingkat ekologi untuk menghindari kompetisi dan predasi.

 

Pemilihan tanaman air

Seperti halnya pemilihan hewan air, tanaman air perlu diperhatikan pemasangannya agar tidak menghalangi atau mengganggu hidup dan pergerakan ikan. Tanaman air sebaiknya disusun dengan posisi dan kepadatan sesuai agar tidak menghalangi masuknya cahaya ke bagian yang lebih rendah.

 

Penempatan filter dan aerator

Pemasangan filter dibutuhkan untuk menjaga agar air dalam akuaskap tetap optimal, namun penempatannya perlu diperhatikan agar tidak mengganggu keindahan akuaskap. Begitu halnya dengan selang ataupun pipa aerasi, hendaknya dapat ditempatkan di belakang sehingga tidak tampak menonjol dibandingkan akuaskap yang ingin ditunjukkan.

 

Penulis:
Syfania Hanifah Samara
(Departemen Manajemen Kesehatan Ikan dan Budidaya Perairan)
Email: syifania.hanifah@fpk.unair.ac.id

Rated 5 out of 5