Surabaya, 2 September 2024 – Food waste merupakan salah satu isu lingkungan yang terus menjadi perhatian global. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi limbah makanan yang berkontribusi besar terhadap emisi karbon. Di tengah upaya tersebut, mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) hadir dengan solusi inovatif yang bernama Terra Smart Patch, sebuah teknologi indikator kesegaran makanan yang dapat membantu mengurangi food waste secara signifikan.
Terra Smart Patch merupakan hasil karya Tim Terra, yang terdiri dari tujuh mahasiswa dari berbagai fakultas di UNAIR. Tim ini berhasil meraih medali emas di ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2024 berkat inovasi cemerlang mereka. Terra Smart Patch berbasis pada teknologi smart halochromic film yang terbuat dari bahan alami seperti pati mocaf, kappa karagenan, dan bunga telang.
Fungsi utama dari Terra Smart Patch adalah untuk mendeteksi kesegaran makanan. Ketika makanan mulai busuk, film ini akan berubah warna, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi makanan hanya dengan melihat perubahan warna tersebut. Hal ini tentu saja sangat membantu dalam mengurangi kesalahan penilaian terhadap makanan yang sering kali berujung pada pemborosan makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi.
“Teknologi ini tidak hanya berguna bagi masyarakat umum, tetapi juga sangat membantu mereka yang memiliki keterbatasan, seperti buta warna,” kata Arinda Melina Putri, anggota Tim Terra. Terra Smart Patch juga dilengkapi dengan aplikasi yang dapat mendeteksi perubahan warna film, menjadikan teknologi ini lebih inklusif dan mudah digunakan.
Selain inovasi dalam hal teknologi, Terra Smart Patch juga berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan. Dengan mengurangi jumlah makanan yang terbuang, secara tidak langsung emisi karbon yang dihasilkan dari limbah makanan juga dapat dikurangi. Tim Terra berharap bahwa inovasi mereka dapat diimplementasikan secara luas dan menjadi solusi bagi masalah food waste di Indonesia.
Ajang Indonesia Inventors Day sendiri merupakan sebuah platform internasional yang mempertemukan para inovator muda dari berbagai negara. Tim Terra dari UNAIR sukses membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yakni Gold Medal, Best Productivity and Sustainability Project, serta U-Go x Inotek Scholarship dari INOTEX Foundation.





