FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Keindahan Koi: Rahasia Pakan yang Mengubah Warna

2 minutes read
17 Views count

Koi, salah satu jenis ikan hias yang digemari masyarakat, terkenal dengan warna indah dan eksotis serta gerakan yang memukau. Balai Induk Udang Galah (BIUG) di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, baru saja menyelesaikan Praktek Kerja Lapang (PKL) untuk mempelajari manajemen pakan dan hubungannya dengan perubahan warna pada ikan Koi.

Dalam PKL ini, metode deskriptif digunakan dengan teknik pengambilan data primer dan sekunder melalui partisipasi aktif, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Jenis pakan yang diberikan adalah pellet, dengan pemberian pakan dilakukan setiap pagi dan sore. Dosis pakan yang diberikan bervariasi setiap minggu, dimulai dari 12,2 gram pada minggu pertama hingga 19,2 gram pada minggu keempat. Pakan disebarkan merata di atas permukaan air.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa beberapa ikan Koi mengalami perubahan warna yang signifikan. Warna merah pada jenis Koi seperti Taiso sanke, Kohaku, dan Tancho menjadi lebih tajam. Namun, perubahan warna pada jenis Koi dengan warna putih, kuning, dan hitam kurang signifikan, kecuali pada Taisho sanke yang menunjukkan perubahan warna hitam. Kondisi kualitas air juga dipantau dengan oksigen terlarut 4-5 ppm, pH 6,8-8, dan suhu air 27-30°C. Penggantian air dilakukan dua hari sekali untuk menjaga kualitas air.

Pemeliharaan Koi yang dilakukan dalam aquarium berukuran 50×110 cm, dengan nutrisi pakan yang tepat, sangat berpengaruh terhadap pembentukan warna ikan Koi. Nutrisi pakan yang kurang dapat merusak dan menghambat perubahan warna.

Rated 5 out of 5