Sidoarjo – Kegiatan pengabdian masyarakat MANDALA 3.0 (Masyarakat Mandiri dalam Pengolahan Hasil Perikanan) memasuki hari ketiga dengan berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, dalam memperluas pemasaran produk lokal. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga ini berlangsung pada Jumat (17/7/2026) di Balai Desa Kalanganyar.
Melalui sosialisasi strategi pemasaran modern, community marketing, dan Focus Group Discussion (FGD), masyarakat memperoleh wawasan mengenai berbagai strategi untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk hasil perikanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat pesisir agar mampu mengembangkan potensi produk lokal dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Membuka Akses Pasar melalui Strategi Pemasaran Modern
Kegiatan MANDALA 3.0 Day 3 diikuti oleh 18 peserta yang terdiri atas masyarakat Desa Kalanganyar. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai strategi pemasaran modern yang dirancang untuk menjawab permasalahan keterbatasan akses pasar yang selama ini dihadapi oleh pelaku usaha lokal. Produk olahan masyarakat yang sebelumnya mayoritas dipasarkan di sekitar wilayah desa didorong untuk memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Peserta memperoleh informasi mengenai berbagai strategi pemasaran yang dapat diterapkan dalam pengembangan produk, mulai dari pembuatan barcode pembayaran, perancangan logo yang menarik, hingga pemanfaatan platform e-commerce sebagai sarana pemasaran digital. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan praktik langsung sehingga masyarakat dapat memahami penerapan strategi tersebut secara lebih konkret.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sekaligus menjangkau konsumen di luar wilayah Desa Kalanganyar. Strategi tersebut menjadi penting dalam menghadapi perkembangan pola konsumsi masyarakat yang semakin terhubung dengan platform digital.
Membangun Kekuatan Pemasaran melalui Community Marketing
Selain strategi pemasaran modern, kegiatan juga dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai community marketing. Materi ini membahas pentingnya peran komunitas dalam membangun dan mengembangkan pemasaran produk lokal, khususnya melalui kolaborasi dan pemanfaatan pasar online.
Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan mengidentifikasi berbagai permasalahan dalam pengelolaan kelompok pemasaran. Melalui diskusi, masyarakat dapat menyampaikan kendala yang dihadapi sekaligus merumuskan solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pendekatan partisipatif tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses identifikasi permasalahan dan pencarian solusi. Dengan demikian, strategi pemasaran yang dikembangkan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir
Pelaksanaan MANDALA 3.0 Day 3 menunjukkan kontribusi FPK Universitas Airlangga dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas di bidang pemasaran. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat membantu masyarakat memperluas akses pasar, meningkatkan nilai ekonomi produk olahan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan dan memasarkan produk secara lebih efektif. Penguatan kemampuan pemasaran diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, MANDALA 3.0 menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kolaborasi, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat pesisir yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Penulis : Ammara Wahyu Setyoningsih
Penyunting : Farrel Bhanu Mahardhika





