fakultas
perikanan dan kelautan

Media Sosial Edukatif: Cara FPC Universitas Airlangga Menggerakkan SDGs dari Instagram

2 minutes read
2 Views count

SURABAYA — Jika dulu media sosial identik dengan konten hiburan dan gaya hidup, kini ruang digital seperti Instagram menjadi arena baru untuk edukasi berkelanjutan. Hal ini terbukti lewat aktivitas unggahan bertahap yang dilakukan oleh Fisheries Processing Club (FPC) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga pasca kegiatan Company Profile pada 24 Mei 2025 lalu.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Selama seminggu penuh—dari tanggal 25 Mei hingga 1 Juni 2025—tim Media dan Informasi FPC membagikan 10 konten visual yang dirancang profesional. Bukan hanya sekadar pamer struktur organisasi, tapi juga menyisipkan pesan penting tentang keberlanjutan hasil perikanan dan peran mahasiswa dalam menjaga ekosistem laut.

“Kami ingin menunjukkan bahwa feed Instagram bisa jadi ruang belajar yang menyenangkan, informatif, dan berdampak,” ujar salah satu anggota tim desain konten. Dengan memanfaatkan pendekatan infographic dan storytelling visual, FPC menyampaikan misi organisasi serta pentingnya pengolahan hasil laut yang bertanggung jawab—langsung dari sudut pandang mahasiswa.

Pesan-pesan seperti “olah ikan tanpa limbah”, “jaga laut dari hulu ke hilir”, dan “mahasiswa untuk laut berkelanjutan” muncul sebagai slogan digital yang dibagikan secara konsisten. Upaya ini sangat sejalan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 14 (Ekosistem Laut), dua pilar penting yang saat ini menjadi fokus global.

Dari sisi performa, akun Instagram FPC @fpc.fpk mencatat lonjakan impresi yang signifikan. Jumlah pengikut meningkat, interaksi melonjak, dan lebih dari 500 komentar masuk selama sepekan—mayoritas menunjukkan ketertarikan pada konten edukatif yang ditampilkan.

Yang lebih menarik, ada beberapa akun dari organisasi mahasiswa luar kampus, dosen, bahkan praktisi industri perikanan yang ikut mengomentari dan menyatakan ketertarikan untuk berkolaborasi. Inilah bentuk nyata dari SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Apa yang dilakukan FPC bukan hanya aktivitas promosi organisasi, tetapi juga contoh nyata bagaimana mahasiswa bisa menggunakan teknologi untuk mengedukasi masyarakat luas. Ini adalah bentuk literasi digital yang tidak hanya menjangkau audiens muda, tapi juga membangun kesadaran lintas sektor tentang keberlanjutan laut Indonesia.

Rated 5 out of 5