FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Pendidikan Berkualitas di Kampus: FPC Unair Ciptakan Pemimpin SDGs Masa Depan

2 minutes read
96 Views count

SURABAYA — Di tengah tantangan zaman dan tuntutan global, pendidikan tinggi tidak lagi sekadar soal kuliah di kelas. Ia adalah panggung awal bagi mahasiswa untuk berlatih memimpin, berpikir strategis, dan menjalin jejaring. Inilah semangat yang tergambar dalam kegiatan Company Profile oleh Fisheries Processing Club (FPC) Universitas Airlangga pada 24 Mei 2025 lalu.

Bukan hanya sekadar sesi foto atau unggahan media sosial, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari praktik pendidikan berkualitas (SDG 4) yang menanamkan kepemimpinan kolektif dan pemahaman lintas disiplin. Mahasiswa terlibat dari perencanaan, produksi konten, hingga komunikasi publik. Semua dilakukan dengan satu tujuan: menunjukkan bahwa generasi muda bisa menjadi agen perubahan nyata.

“Di sinilah kami belajar manajemen organisasi yang sesungguhnya, termasuk bagaimana membangun kerja tim dan komunikasi antardivisi,” ujar Raras, Koordinator Media FPC Kabinet Adibrata 2025. Ia menekankan bahwa proses panjang tersebut telah memperkuat rasa tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap organisasi.

Tak hanya itu, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi yang sebelumnya tak terbayangkan. Dengan citra positif yang dibangun melalui media sosial, FPC berhasil menarik perhatian pihak luar kampus—mulai dari komunitas pecinta laut, pengusaha perikanan berkelanjutan, hingga akademisi dari universitas lain. Ini adalah implementasi konkret dari SDG 17, yang menekankan pentingnya kemitraan lintas sektor.

Yang paling signifikan dari kegiatan ini adalah dampaknya terhadap budaya organisasi: lebih terbuka, kolaboratif, dan komunikatif. Setiap pengurus merasa bahwa suaranya didengar dan kontribusinya berarti. Lingkungan ini mendorong inovasi dan menciptakan regenerasi kepemimpinan yang sehat di kalangan mahasiswa.

Kegiatan Company Profile ini mungkin terlihat sederhana di permukaan. Tapi jika dilihat lebih dalam, ia adalah laboratorium mini untuk pendidikan karakter, kepemimpinan berkelanjutan, dan diplomasi sosial mahasiswa. Inilah bukti bahwa SDGs bukan hanya urusan pemerintah atau lembaga internasional. Mereka juga hidup di ruang-ruang kecil kampus, di tangan generasi muda yang berpikir global dan bertindak lokal.

Rated 5 out of 5