Berita FPK– Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia dan Awesome Consulting mengadakan symposium. Pada kesempatan kali, tema yang diusung yakni “where the young enterpreneurs synergize with the government” yang bermaksud untuk menjadi tempat dimana para pebisnis muda (di bidang maritim) dapat bersinergi dengan pemerintah terkait.
Selain dari pemuda yang bergerak pada bidang bisnis kemaritiman, acara ini juga dihadiri oleh beberapa organisasi,pendiri start-up, komunitas, perwakilan dari beberapa institusi dan juga pihak terkait dari pemerintah (KKP,Deputi kemenkomar, TNI-AL dll).Terdapat banyak pembicara yang hadir pada symposium yang dilaksanakan pada 10 April 2018 ini misalnya Arif Havas Oegroseno (Duta Besar Indonesia di Belgia,Luxembourg,Uni Eropa, dan Serikat Pabean, yang kini menjadi Deputi Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman) disini beliau menyampaikan materi yang berkaitan tentang kedaulatan Maritim Indonesia.
Turut hadir Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. dimana beliau adalah perwira tinggi angkatan laut yang menorehkan prestasi, salah satunya beliau berhasil menyelamatkan (apabila dijumlah, mencapai triliunan rupiah) aset negara dengan menangkap pencuri sumber daya laut asing yang selama ini lolos.Tidak hanya itu, acara ini turut dihadiri oleh pebisnis muda di bidang maritim,Nicholas Kurniawan misalnya, beliau adalah pengusaha yang berusia 23 tahun namun karena usaha nya (eksportir ikan hias) dia memiliki omzet hingga milyaran rupiah, beberapa perusahaan start-up yang sudah sukses, pihak terkait dari bank, dll.
Acara ini bertujuan mempertemukan pengusaha pengusaha muda di bidang maritim seluruh Indonesia, stake holder, dan pemerintah. “Disana kami berdiskusi dengan pemerintah terkait tentang kebijakan yang telah ada,saling menginspirasi, menambah pengetahuan, serta memperoleh data yang valid” Ujar Alvita salah satu Mahasiswa Teknologi Industri Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR yang ikut sebagai peserta. Di symposium itu juga dijelaskan bahwa, apabila pengusaha muda membutuhkan bantuan pendanaan, terdapat lembaga- lembaga yang bersedia untuk membantu soal pinjaman dana. Hal ini guna meningkatkan semangat pemuda dalam menjalankan bisnis di bidang kemaritiman, agar dapat memperkuat perekonomian Indonesia.
Penulis: Alvita Salsabila ( Mahasiswa TIHP FPK UNAIR)
Editor : Annur Ahadi Abdillah



