Fakultas Perikanan dan Kelautan

SALMON 2026 : Eco Enzyme Innovation, Mengubah Limbah Menjadi Manfaat

3 minutes read
17 Views count

Ketika Limbah Rumah Tangga Tidak Lagi Sekadar Sampah

Limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang hampir selalu ditemui setiap hari. Namun, tidak semua limbah harus berakhir di tempat sampah. Melalui Eco Enzyme Innovation, SALMON 2026 melalui Bidang Lingkungan mengajak warga Desa Begaganlimo untuk mengenal cara sederhana dalam memanfaatkan kembali limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026 ini diikuti oleh warga Desa Begaganlimo bersama panitia SALMON 2026. Edukasi diberikan dengan mengenalkan eco enzyme, mulai dari bahan yang dapat digunakan, proses pembuatannya, hingga pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Tidak Hanya dari Materi

Salmon, Eco Enzym 2
Salmon, Eco Enzym 2

Setelah mendapatkan penjelasan, warga diajak untuk langsung mencoba proses pembuatan eco enzyme. Bahan-bahan rumah tangga yang mudah ditemukan digunakan dalam praktik sehingga warga dapat melihat secara langsung bagaimana sisa yang biasanya dibuang dapat diolah kembali.

Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena warga tidak hanya mendapatkan informasi mengenai eco enzyme, tetapi juga memiliki gambaran mengenai cara membuatnya secara mandiri. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan kembali di rumah dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Menurut saya, kegiatan Eco Enzyme Innovation ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada warga tentang cara mengolah limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih berguna. Harapannya, ilmu ini bisa diterapkan di rumah masing-masing sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.” -Iqlima, Penanggung Jawab Program Kerja Eco Enzyme Innovation SALMON 2026

Dari Sisa Rumah Tangga Menjadi Sesuatu yang Berguna

Melalui kegiatan ini, warga mendapatkan pengetahuan baru mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi eco enzyme. Hasil pengolahannya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti pembersih kamar mandi dan sebagai salah satu bahan dalam pembuatan sabun cuci tangan.

Lebih dari sekadar mengenalkan produk, kegiatan ini mendorong warga untuk melihat kembali kebiasaan dalam mengelola limbah rumah tangga. Sisa bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna ternyata masih dapat dimanfaatkan apabila diolah dengan cara yang tepat.

Kegiatan Eco Enzyme Innovation turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan kembali limbah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna. Kegiatan ini juga mendukung SDG 13 (Climate Action) melalui pengenalan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Pada akhirnya, Eco Enzyme Innovation menjadi langkah sederhana untuk mengenalkan bahwa pengelolaan limbah dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan oleh warga Desa Begaganlimo dalam kehidupan sehari-hari.

 

Nama Penulis : Raya Aisyahra

Editor : Alejandro Ahmad Zuhayr

Rated 5 out of 5