Penurunan kualitas air disebabkan oleh limbah deterjen dari berbagai aktivitas manusia. Penggunaan pasir silika dalam saringan air berpotensi mengurangi kadar deterjen dalam air.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pasir silika adalah jenis pasir mineral yang terdiri dari komponen kristal silika (SiO2), yang mengandung senyawa pengotor, seperti feldspar. Hasil pelapukan dan dicuci dengan air kemudian diendapkan di sungai, laut atau danau. Pasir silika memiliki komposisi gabungan dari CaO, SiO2, Al2O3, Fe2O3, TiO2, K2O, MgO dan warna putih atau lainnya tergantung pada senyawa pengotor, kekerasan 7 (skala Mohs), berat jenis 2,65, titik leleh 17150C, bentuk kristal heksagonal, 0.185 panas spesifik dan konduktivitas termal 12 – 1000C.

Pasir silika berkontribusi pada proses pemurnian air untuk menghasilkan peralatan dan menjadi bahan penting untuk menghasilkan air bersih. Filtrasi digunakan untuk koagulasi dan sedimentasi untuk menghilangkan padatan dan limbah. Sedimentasi adalah pemisahan dengan air yang menenangkan di bak mandi, sehingga zat akan menempel ke bak bawah karena gaya gravitasi. Filtrasi pasir silika bisa menghilangkan lumpur, tanah dan partikel lainnya di dalam air.
Berdasarkan analisis kandungan deterjen menunjukkan penurunan kandungan deterjen pada masing-masing perlakuan pasir silika.











