Menjaga Kesegaran Udang dari Hulu ke Hilir
Surabaya – Fisheries Processing Club (FPC) Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi digital mengenai pentingnya sistem rantai dingin (cold chain system) dalam menjaga mutu udang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui media sosial Instagram FPC pada 14 Juni 2026 dan ditujukan kepada masyarakat umum sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penanganan hasil perikanan sejak pascapanen hingga distribusi. Edukasi disampaikan melalui infografis yang memuat informasi mengenai penerapan rantai dingin secara sederhana dan menarik. Melalui kegiatan ini, FPC mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga kualitas udang perlu dilakukan sejak proses panen dengan mempertahankan kondisi suhu yang sesuai hingga produk sampai ke tahap pengolahan dan distribusi.
Suhu Terjaga, Mutu Tetap Terpelihara
Udang termasuk komoditas yang mudah mengalami penurunan mutu sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Salah satu perubahan yang dapat muncul adalah black spot atau bintik hitam yang dapat menurunkan kualitas dan penampilan udang. Menurut Arobi dkk. (2021), penanganan yang tepat diperlukan untuk mempertahankan mutu udang selama proses penanganan dan penyimpanan.
Penerapan rantai dingin menjadi salah satu langkah penting untuk memperlambat proses penurunan mutu, dimulai dengan penggunaan es dan wadah berinsulasi selama pengangkutan. Setibanya di tempat pengolahan, udang perlu segera dicuci menggunakan air dingin, diproses, kemudian dibekukan dan disimpan pada kondisi suhu yang sesuai. Rangkaian penanganan tersebut membantu mempertahankan kesegaran serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme selama penyimpanan.
Kampanye ini juga menjadi ruang bagi FPC untuk berbagi pengetahuan mengenai teknologi hasil perikanan melalui media yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Respons positif dari pengikut Instagram FPC menunjukkan adanya ketertarikan terhadap informasi seputar penanganan dan mutu hasil perikanan. Melalui edukasi digital, pengetahuan yang sebelumnya banyak ditemukan dalam konteks akademik dapat dikemas menjadi informasi yang lebih ringan, menarik, dan mudah diakses.
Edukasi Digital untuk Pangan Perikanan yang Lebih Berkualitas
Melalui kampanye ini, FPC Universitas Airlangga berharap edukasi mengenai rantai dingin dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga mutu hasil perikanan sejak pascapanen. Penyebaran informasi melalui media sosial menjadi langkah sederhana untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus mendekatkan pengetahuan perikanan kepada masyarakat. Upaya menjaga mutu dan mengurangi kehilangan hasil pascapanen tersebut turut mendukung SDGs 2 (Zero Hunger). Di sisi lain, pemanfaatan hasil perikanan secara tepat dan bertanggung jawab juga sejalan dengan SDGs 14 (Life Below Water). Ke depan, FPC berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi yang informatif dan relevan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Penulis : Muhammad Azka Mahendra
Editor : Alejandro Ahmad Zuhayr





