POTENSI TEPUNG MAGGOT SEBAGAI PAKAN IKAN NILA
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya air tawar yang berkembang pesat di Indonesia. Produksi perikanan budidaya ikan nila mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Daging ikan nila terdiri atas beberapa komponen, seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral yang semuanya berkontribusi terhadap komposisi daging secara keseluruhan. Ikan nila membutuhkan pakan dengan kandungan nutrisi yang cukup untuk memenuhi peningkatan permintaan produksi ikan nila setiap tahun dan sebagai pembentuk komponen komponen penting yang ada đi dalam daging ikan nila. Hermetia illucens atau maggot dapat dijadikan pilihan untuk penyediaan pakan sumber protein dan lemak karena lalat ini mudah ditemukan, dikembangbiakkan, dan merupakan salah satu jenis bahan pakan alami yang memiliki protein tinggi. Kandungan gizi maggot tidak kalah dengan kandungan gizi tepung ikan. Kandungan asam lemak tepung maggot lebih tinggi dari pada tepung ikan. Maggot adalah salah satu bahan yang mengandung asam lemak essensial dan lemak bebas dalam pakan. Beberapa asam lemak ditemukan bebas ditubuh atau didalam pakan. Terlebih yang bergabung menjadi satu senyawa kompleks trigliserida. Tiga asam lemak yang terikat dengan molekul gliserol untuk membentuk suatu molekul trigliserida. Trigliserida tersusun dari asam lemak dan gliserol yang ada didalam pakan serta tubuh. Kadar trigliserida di dalam tubuh dipengaruhi oleh aktivitas enzim Lipoprotein Lipase yang berfungsi untuk merubah trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol. Rendahnya aktifitas Lipoprotein Lipase ini akan dapat meningkatkan kadar trigliserida.
Kadar trigliserida yang tinggi menyebabkan peningkatan resiko penyakit artherosklerosis. Ikan yang memiliki kadar trigliserida tinggi sering kali juga memiliki kadar kolesterol Low Density Lipoprotein tinggi dan kolesterol High Density Lipoprotein rendah. Peningkatan kadar trigliserida juga membuat kolesterol LDL menimbulkan endapan kolestrol dalam darah dan mengurangi efek menguntungkan HDL. Hasil penelitian menggunakan tepung maggot yang disubtitusikan pada pakan komersial ikan nila sebanyak 18% dalam pakan komersial menghasilkan kandungan trigliserida, kolesterol, LDL (Low Density Lipoprotein) yang rendah dan HDL (High Density Lipoprotein) yang tinggi pada daging ikan nila, sehingga tepung maggot selain dapat digunakan dalam formulasi pakan ikan juga untuk menekan biaya pakan.
Penulis :
Mirni Lamid
Fakultas Perikanan dan Kelautan
Universitas Airlangga
Email: mirnylamid@fkh.unair.ac.id



