FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Dokumentasi Kegiatan Studi Banding FPC FPK UNAIR bersama HIPMI PT Politeknik KP Sidoarjo

Studi Banding FPC UNAIR-HIPMI Sidoarjo: Wujudkan Inovasi Perikanan Mandiri

3 minutes read
60 Views count

Pada hari Jumat (28/8/2026), Fisheries Processing Club (FPC) telah melakukan kegiatan studi banding dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan tinggi (HIPMI PT) Politeknik KP Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan di Politeknik KP Sidoarjo dan diikuti oleh 27 orang pengurus FPC FPK UNAIR. Kegiatan ini berhasil mengkolaborasikan dua organisasi yang memiliki tupoksi dan misi yang berbeda akan tetapi memiliki fokus bidang yang sama yakni di bidang perikanan dan kelautan. Kegiatan ini menjadi awal bagi FPC FPK UNAIR untuk memperoleh inovasi dan ilmu yang dapat diterapkan untuk kepengurusan di periode berikutnya serta menjadi bentuk awal kontribusi untuk mewujudkan perikanan mandiri.

Sinergi Gagasan dan Pertukaran Ide Antarorganisasi Kampus 

Kegiatan studi banding diawali dengan pembukaan dari MC serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Airlangga, dan Mars Politeknik KP Sidoarjo sebagai bentuk rasa cinta terhadap bangsa Indonesia dan almamater. Acara dilanjutkan dengan sambutan yang dimulai dari sambutan ketua pelaksana studi banding FPC FPK UNAIR dan ketua pelaksana studi banding Politeknik KP Sidoarjo, Sambutan ketua umum FPC FPK UNAIR, sambutan dari salah satu Dosen Pembimbing HIPMI PT Politeknik KP Sidoarjo dimana beliau berkata “Selanat datang teman-teman FPC FPK UNAIR di Politeknik KP Sidoarjo, semoga dengan hadirnya teman- teman disini dapat menambah keilmuan seputar dunia pengolahan perikanan dan saya berharap kolaborasi ini bisa terus dilanjutkan kedepannya”. Setelah bagian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan pemaparan profil dari kedua perwakilan organisasi dan sesi tanya jawab dan sesi bonding yang berperan untuk meningkatkan keakraban pengurus antarorganisasi sekaligus sebagai sarana untuk bertukar pikiran, ide, dan inovasi yang dapat diterapkan untuk kepengurusan periode berikutnya. Setelah kegiatan bonding telah selesai dilanjutkan dengan pemberian plakat dan cinderamata dari FPC FPK UNAIR kepada HIPMI PT Politeknik KP Sidoarjo.

Jelajah Fasilitas Kampus dan Praktik Hilirisasi Produk Perikanan 

Setelah pemberian plakat dan cinderamata telah selesai dilakukan, acara ditutup oleh MC dan peserta melakukan persiapan untuk melakukan campus tour di area sekitar Politeknik KP Sidoarjo. Rute campus tour yang dituju yakni area pengolahan dan juga mekanisasi yang ada di Politeknik KP Sidoarjo meliputi area budidaya, departemen patologi dan penyakit ikan, area mekanisasi mesin dan listrik perikanan, tefa pengolahan modern yang menghasilkan produk seperti donat dari rumput laut dan bandeng tanpa duri, dan tefa pengolahan tradisional sebagai titik terakhir dari rute perjalanan campus tour kali ini. Sepanjang peninjauan, para peserta tampak antusias mengamati secara langsung proses mekanisasi alat serta teknik pengolahan bernilai tambah tinggi yang diterapkan. Kunjungan lapangan ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga membuka peluang adopsi inovasi baru bagi pengembangan riset produk perikanan ke depan. 

Dampak Nyata Kolaborasi Berkelanjutan Berbasis Capaian SDGs 

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi yang dilakukan oleh FPC FPK UNAIR dalam mewujudkan perikanan Indonesia yang mandiri dan termasuk dalam pengimplementasian SDGS poin 4 “Quality Education”  melalui transfer pengetahuan dan keterampilan inovasi olahan komoditas perairan guna meningkatkan nilai tambah produk dan meminimalkan limbah perikanan, selain itu kegiatan ini juga mendukung SDGS poin 17 “Partnership for The Goals” dengan melakukan pertukaran informasi mengenai pengembangan inovasi olahan produk berbasis sumber daya perikanan. Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi yang terjalin dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pengolahan perikanan di masa kini.Sinergi lintas institusi ini sekaligus mempertegas peran aktif generasi muda dalam menciptakan hilirisasi produk perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dengan demikian, langkah awal ini diharapkan mampu menjadi pemantik lahirnya berbagai gagasan solutif demi kemajuan sektor kelautan dan perikanan nasional. 

 

Penulis : Annisa Mutiara Madani

Editor : Alejandro Ahmad Zuhayr

Rated 5 out of 5