FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Karya Inovatif C-Mount dan Robot Laut, Solusi Cerdas untuk Ekosistem Laut

2 minutes read
65 Views count

Salah satu faktor utama kemenangan tim UNAIR di Mandalika Essay Competition 2025 adalah dua proyek inovatif mereka, C-Mount dan Robot Laut, yang menjadi sorotan dalam kompetisi ini.

1. C-Mount: Alat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Memantau Terumbu Karang

C-Mount adalah alat berbasis Artificial Intelligence (AI) dan sensor bawah laut yang dirancang untuk memantau kondisi ekosistem terumbu karang secara real-time. Alat ini dapat:
Mendeteksi perubahan warna dan struktur terumbu karang untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan karang.
Menghitung populasi ikan dan keanekaragaman hayati di suatu area laut.
Memberikan peringatan dini terhadap potensi kerusakan ekosistem laut, seperti pemutihan terumbu karang akibat perubahan iklim atau polusi laut.

“Terumbu karang adalah rumah bagi lebih dari 25% spesies laut. Jika terumbu karang rusak, keseimbangan ekosistem laut bisa terganggu. C-Mount hadir sebagai solusi untuk mendukung konservasi laut secara efisien,” jelas Andini.

2. Robot Laut: Teknologi Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Limbah Plastik di Lautan

Sementara itu, Robot Laut dikembangkan untuk membersihkan limbah plastik di perairan Indonesia serta memantau kualitas air laut. Robot ini dilengkapi dengan:
🛠 Sensor deteksi mikroplastik untuk mengidentifikasi keberadaan sampah plastik di dalam air.
🔋 Tenaga surya sebagai sumber energi, sehingga lebih ramah lingkungan.
🌊 Sistem navigasi otomatis yang memungkinkan robot bergerak secara mandiri di lautan tanpa perlu dikendalikan manusia setiap saat.

Menurut Andini, Robot Laut memiliki potensi besar dalam membantu mengurangi polusi plastik dan dampak perubahan iklim.
“Kami berharap alat ini bisa dimanfaatkan oleh komunitas pesisir, nelayan, dan pemerintah untuk melindungi ekosistem laut,” tambahnya.

Kedua proyek inovatif ini dinilai sangat relevan dengan isu lingkungan global dan mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan ekologi perairan.

Rated 5 out of 5