Surabaya – Perayaan Dies Natalis ke-18 Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi sivitas akademika, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan melibatkan 20 stan UMKM dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis, FPK UNAIR memberikan ruang promosi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Partisipasi UMKM menjadi salah satu daya tarik dalam perayaan Dies Natalis yang dihadiri lebih dari 900 peserta. Antusiasme pengunjung yang tinggi tidak hanya memeriahkan rangkaian acara, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Mayoritas pelaku UMKM mengaku berhasil menjual hampir seluruh produk yang mereka bawa selama kegiatan berlangsung, menunjukkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menciptakan manfaat yang dirasakan secara langsung.
Perayaan Dies Natalis yang Memberdayakan Masyarakat
Melalui penyediaan stan khusus bagi UMKM, FPK UNAIR berupaya menghadirkan perayaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha, mulai dari makanan, minuman, hingga produk kreatif lainnya, mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir.
Keberhasilan para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya menunjukkan bahwa kegiatan kampus dapat menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Momentum ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
Sinergi Kampus dan UMKM Berikan Dampak Ekonomi
Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 900 orang, aktivitas transaksi di area bazar berlangsung sepanjang kegiatan. Tingginya antusiasme pengunjung membuat sebagian besar produk yang dijual oleh para pelaku UMKM habis terjual sebelum kegiatan berakhir.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa penyelenggaraan kegiatan kampus dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Selain meningkatkan omzet penjualan, para pelaku UMKM juga memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan pelanggan serta memperkenalkan kualitas produknya kepada masyarakat yang lebih beragam.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan pada berbagai kegiatan FPK UNAIR. Kehadiran UMKM tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Komitmen FPK UNAIR terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Keterlibatan UMKM dalam Dies Natalis ke-18 FPK UNAIR merupakan implementasi nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan yang inklusif. Melalui kesempatan berwirausaha yang diberikan kepada masyarakat, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 1 (No Poverty) dengan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil. Kehadiran berbagai produk pangan yang dipasarkan UMKM juga mendukung SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan ekonomi lokal dan akses terhadap produk pangan yang berkualitas.
Lebih jauh, kolaborasi antara FPK UNAIR dan masyarakat sekitar mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan pelaku usaha dalam menciptakan manfaat bersama. Perayaan Dies Natalis tidak hanya menjadi ajang memperingati perjalanan institusi, tetapi juga memperkuat hubungan kampus dengan masyarakat sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Ke depan, FPK UNAIR berharap pelibatan UMKM dalam berbagai kegiatan fakultas dapat terus ditingkatkan sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh sivitas akademika, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis : Farrel Bhanu Mahardhika
Penyunting : TPA












