Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

KEMANA PERGINYA “LELE LOKAL” SAAT INI?

Bagikan

KEMANA PERGINYA “LELE LOKAL” SAAT INI?

Masyarakat Indonesia telah lama mengenal Lele sebagai ikan konsumsi jauh sebelum masuknya Lele Dumbo (Clarias gariepinus x Clarias fuscus) ke Indonesia melalui Taiwan. Sebelum tahun 80’an spesies yang dikembangkan masyarakat adalah jenis Lele Lokal (Clarias batrachus), dalam bahasa internasional dikenal dengan sebutan Asian Catfish.

Lele Lokal memiliki karakteristik ukuran tubuh lebih kecil dari Lele Dumbo, warna lebih hitam kehijauan, terdapat titik-titik dibagian badan dan memiliki patil di kedua pangkal sirip dadanya. Selain sebagai alat pertahanan, patil pada Lele Lokal berfungsi untuk berjalan didarat, hal ini menyebabkan Lele Lokal juga disebut Walking Catfish. Lele Lokal tersebar luas dari Asia Selatan sampai ke Indonesia bagian barat dimana habitanya adalah sungai dan rawa-rawa.

Spesimen Lele Lokal dari salah satu sungai di Pulau Madura

Sejak masuknya Lele Dumbo dengan berbabagi varian, Lele Lokal mulai ditinggalkan masyarakat untuk dibudidayakan dan hanya terbatas pada hasil tangkapan liar. Penyebabynya adalah Lele Dumbo memiliki pertumbuhan lebih cepat, ukuran rata-rata lebih besar dan jumlah telur dihasilkan lebih banyak. Selain itu Lele Lokal memiliki karakter pemijahan yang sedikit lebih ‘rewel’ dari Lele Dumbo, yaitu hanya mau kawin secara berpasangan (pair) dan membutuhkan tempat asuhan larva berupa sarang (nursery ground). Tentu sangat berbeda jauh dengan Lele Dumbo yang lebih mudah dipijahkan tanpa persyaratan yang terlalu rigid.

Dipandang dari segi ketahanan pangan, samakin intensifnya budidaya Lele Dumbo merupakan kabar baik. Akan tetapi teknis budidaya yang tidak dilakukan sesuai prosedur mengakibatkan banyak individu Lele Dumbo lepas ke perairan sehingga menyebabkan ikan ini menjadi kompetitor bagi Lele Lokal di alam. Selain minat masyarakat untuk mengembangkan Lele Lokal jauh menurun, masuknya Lele Dumbo ke perairan umum diduga sebagai penyebab hilangnya populasi Lele Lokal di banyak daerah di Indonesia. Penulis saat ini sedang melakukan kajian biogeografi, mencari keberadaan Lele Lokal terutama di daerah terpencil yang belum ada kegiatan budidaya Lele Dumbo. Tujuannya kajian tersebut lebih pada sektor konservasi bukan untuk pangan, karena bagaimanapun juga Lele Lokal tetap akan sulit bersaing dengan Lele Dumbo.

Sejauh ini status konservasi Lele Lokal berdasarkan IUCN adalah LC (Last Concern), artinya spesies tersebut masih dianggap aman dari ancaman. Padahal berdasarkan empiris, Lele Lokal telah banyak menghilang dari habitat asalnya sehingga status konservasinya layak untuk ditinjau ulang.

Penulis

Veryl Hasan
Departemen MKI-BP
Email: veryl.hasan@fpk.unair.ac.id

Rated 5 out of 5