FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Pembekalan Wisuda : Materi PKKA

Siap Melangkah, FPK UNAIR Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

2 minutes read
150 Views count

Surabaya – Memasuki dunia kerja menjadi fase penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Untuk membekali calon lulusan menghadapi transisi tersebut, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan sesi persiapan karier dalam rangkaian Pembekalan Wisuda ke-263 UNAIR, Jumat (28/8/2026).

Materi disampaikan oleh Rima Firdaus, S.Hum., M.Hum. dari Pusat Karier dan Keberdampakan Alumni (PKKA) UNAIR. Dalam sesi tersebut, calon wisudawan memperoleh wawasan mengenai perjalanan alumni, persiapan memasuki dunia kerja, hingga pentingnya membangun personal branding.

Tracer Study dan Arah Karier Alumni

Salah satu pembahasan utama adalah hasil tracer study alumni FPK UNAIR. Data tersebut menunjukkan beragam perjalanan lulusan setelah menyelesaikan studi, mulai dari bekerja di sektor profesional dan industri, menjadi wirausahawan, hingga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tracer study menjadi instrumen penting untuk memetakan aktivitas alumni serta relevansi kompetensi yang diperoleh selama studi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui pemahaman tersebut, calon wisudawan diharapkan dapat mulai menentukan arah karier dan mempersiapkan kompetensi yang relevan.

Kegiatan ini juga mendukung SDGs 4 (Quality Education) melalui upaya memperkuat kesiapan lulusan agar mampu beradaptasi dan menghadapi dinamika dunia profesional.

Persiapkan Diri dan Bangun Personal Branding

Pembekalan Wisuda : Tanya Jawab Materi PKKA
Pembekalan Wisuda : Tanya Jawab Materi PKKA

Rima turut membagikan wawasan mengenai persiapan menghadapi proses rekrutmen. Pemanfaatan platform profesional seperti LinkedIn dapat membantu lulusan mencari peluang kerja sekaligus membangun jejaring. Calon pelamar juga perlu menyiapkan CV yang mampu menggambarkan kompetensi, pengalaman, dan potensi diri secara jelas.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga jejak digital. Menurutnya, sekitar 70 persen recruiter melakukan social media screening terhadap calon kandidat. Oleh karena itu, media sosial perlu menjadi bagian dari strategi membangun citra diri yang positif dan profesional.

“Dalam membangun karier, yang terpenting adalah mau menjalani proses dan mengambil pembelajaran dari setiap pekerjaan. Jangan terburu-buru menjadi ‘kutu loncat’, karena ketika terlalu sering berpindah tanpa membangun pengalaman yang kuat, perjalanan karier bisa kembali dimulai dari awal,” ujar Rima.

Tampil Percaya Diri di Hadapan Recruiter

Sesi berlangsung interaktif ketika Farudin, calon wisudawan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), menanyakan strategi untuk mendapatkan perhatian HRD. Menanggapi hal tersebut, Rima menekankan pentingnya kepercayaan diri, sikap optimistis, serta kemampuan menyampaikan pengalaman dan kompetensi secara jelas dan terarah.

Melalui pembekalan ini, FPK UNAIR bersama PKKA UNAIR memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia profesional sekaligus mencerminkan semangat SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi dalam pengembangan karier alumni.

 

Penulis : Alejandro Ahmad Zuhayr

Editor : TPA

Rated 5 out of 5