Pemberdayaan masyarakat pesisir Nambangan Cumpat, Surabaya melalui pengolahan limbah perikanan berupa cangkang kerang adalah suatu upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan penghidupan masyarakat pesisir dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang secara berkelanjutan. Nambangan Cumpat adalah desa pesisir dimana masyarakatnya secara tradisional menggantungkan hidup mereka dari hasil perikanan dan sektor kelautan lainnya. Namun, sering kali limbah cangkang kerang yang dihasilkan dari aktivitas mereka tidak dimanfaatkan secara maksimal dan akhirnya menjadi masalah lingkungan.
Melalui permasalahan tersebut, lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair (Akat Age Waltini, Diva Adinda Purnamasari, Adinda Amelia Citra, Arjuna Putra, Veronika Mayang Lolita) melakukan proyek pengabdian di bawah bimbingan dosen Akukultur (Ayu Lana Nafisyah, Ph.D.) pada 14 Februari hingga 16 Mei 2023 untuk mengolah limbah kerang menjadi pupuk cair yang dapat dimanfaatkan pada tanaman sekitar masyarakat pesisir. Masyarakat pesisir diberikan edukasi terlebih dahulu terkait pentingnya pengelolaan limbah perikanan terutama cangkang kerang, selain itu masyarakat pesisir juga mendapat simulasi cara pembuatan pupuk cangkang kerang yang mudah untuk diikuti oleh masyarakat pesisir. Diharapkan masyarakat mampu secara mandiri melakukan pengelolaan limbah cangkang kerang kedepannya hingga menjadikan hal ini sebagai opsi usaha tambahan masyarakat pesisir yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai nelayan.





