Faculty
of Fisheries and Marine

Riset Melanin Film, Mahasiswa THP FPK UNAIR Internship di Malaysia

Surabaya – Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti program Internship @ Universiti Malaysia Terengganu (UMT) di Terengganu, Malaysia. Program yang berlangsung pada 1–23 Agustus 2026 tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan riset mengenai pembuatan melanin film sebagai bahan pengemas udang windu, sekaligus memperoleh pengalaman belajar dan bekerja di lingkungan akademik internasional.

Selama kegiatan, seluruh mahasiswa THP mengangkat fokus penelitian yang sama, tetapi mengkaji parameter berbeda untuk memperoleh formulasi melanin film yang optimal. Penelitian tersebut diarahkan untuk mempertahankan kualitas dan kesegaran bahan baku udang selama penyimpanan melalui inovasi teknologi pengemasan. Topik ini menjadi relevan dengan kebutuhan sektor perikanan dalam mengembangkan teknologi yang mampu menjaga mutu sekaligus memperpanjang masa simpan produk.

Melalui kegiatan riset secara langsung, mahasiswa tidak hanya memahami konsep melanin film secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam proses penelitian dan pengembangan formulasi. Izzudin, Salah satu mahasiswa peserta menyebut pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperdalam pengetahuan yang selama ini diperoleh melalui perkuliahan.

“Kegiatan riset berbasis internship ini sangat berkesan karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa THP untuk mendalami pengetahuan mengenai melanin film. Saya juga mendapatkan pengalaman berharga melalui proses penelitian secara langsung di lingkungan akademik internasional,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut semakin didukung oleh FPK UNAIR dan UMT sebagai host university yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar serta memperoleh pendampingan selama kegiatan berlangsung. Interaksi dengan sivitas akademika UMT juga memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan penelitian yang berbeda sehingga mendorong mereka untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dan kemandirian.

Selain riset, internship menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman. Berada di lingkungan akademik luar negeri membuat peserta menghadapi pengalaman baru yang sebelumnya belum tentu mereka temui di kampus. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa keputusan mengikuti program tersebut sempat diiringi rasa takut, tetapi justru menjadi dorongan untuk berkembang.

“Awalnya saya takut mengikuti kegiatan ini, tetapi saya mencoba melawan rasa takut tersebut. Menurut saya, rasa takut bukan sesuatu yang harus selalu kita dengarkan. Justru rasa takut dapat menjadi dorongan bagi kita untuk melangkah lebih jauh dan mencoba pengalaman baru,” ujarnya.

Melalui Internship @ UMT, mahasiswa THP FPK UNAIR memperoleh pengalaman yang menggabungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan diri dalam lingkungan internasional. Pengembangan melanin film untuk mempertahankan kualitas produk perikanan juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui upaya menjaga ketersediaan pangan berkualitas dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengembangan teknologi pengolahan serta pengemasan. Sementara itu, kolaborasi FPK UNAIR dan UMT turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring pendidikan dan penelitian lintas negara.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi hasil perikanan, memperluas wawasan internasional, serta membawa pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung inovasi sektor perikanan di masa mendatang.

Penulis: Farrel Bhanu Mahardhika

Penyunting: Terry Previo Avianto

Rated 5 out of 5